Kabar Lamongan – Karya sastra terbaru berjudul Jejak Rasa resmi hadir di Detak Pustaka. Buku ini merupakan sebuah kumpulan puisi yang lahir dari tangan para siswa. Berbeda dari antologi puisi pada umumnya, Jejak Rasa menawarkan sesuatu yang lebih personal.
Setiap bait di dalamnya merupakan potongan kisah nyata yang tumbuh dari pengalaman hidup para penulisnya sendiri. Tema di dalamnya juga beragam, mulai dari kebersamaan hingga gejolak perasaan. Selain itu, ada juga kisah tentang hal-hal sederhana yang kerap terlewat begitu saja, namun menyimpan makna tersendiri.
Buku ini terjadi dengan bahasa yang ringan dan mudah dicerna. Setiap puisi hadir layaknya fragmen kecil dari rasa yang pernah penulisnya alami. Baik itu momen bahagia maupun kesedihan. Pendekatan ini menjadikan Jejak Rasa tidak sekadar bacaan, tetapi juga ruang bagi siapa saja untuk berkarya.
Antologi ini merangkai bisikan hati para siswa tentang dinamika kebersamaan, kebahagiaan, hingga kesedihan. Semua itu menyatu dalam bahasa yang jujur dan ringan. Bait-bait sederhana di dalamnya pun menjelma menjadi cermin emosi yang begitu dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Harapannya, buku ini mampu menghadirkan ruang hangat bagi pembaca untuk meresapi kembali kepolosan serta kedalaman makna dari hal-hal kecil yang sering kali terlewatkan.
Lewat buku ini, para penulis ingin mengajak pembaca menikmati ungkapan jiwa muda yang tidak hanya menyentuh hati. Namun, juga membangkitkan nostalgia akan masa-masa pertumbuhan yang penuh warna.
Karya sastra Jejak Rasa kini tersedia di Toko Detak Pustaka dengan harga Rp36.000. Bagi pembaca yang tertarik menyelami kisah-kisah personal para siswa lewat rangkaian puisi, buku ini bisa menjadi pilihan bacaan yang pas. Lebih dari itu, buku ini menjadi bukti bahwa sastra bisa lahir dari siapa saja, termasuk dari bangku sekolah.







