Program Jamula Capai 79,6 Persen, Pemkab Lamongan Perbaiki 45 Ruas Jalan

Berita, Peristiwa21 Dilihat

Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menuntaskan perbaikan 45 ruas jalan dengan total panjang 33.049 meter melalui program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) hingga 13 Oktober 2026.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat perlu disinergikan dengan program prioritas daerah agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Program-program kami harus saling mendukung dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) dan Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) kami sinergikan dengan program Jamula agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya, Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan, pada 2026 Pemkab Lamongan menargetkan perbaikan 57 ruas jalan dengan total panjang 41.515 meter. Berdasarkan panjang jalan yang telah ditangani, realisasi perbaikan hingga saat ini mencapai sekitar 79,6 persen dari target yang ditetapkan.

Selain perbaikan jalan, pemerintah daerah juga merencanakan pemasangan ribuan titik lampu penerangan jalan melalui program Lamongan Menyala. Program tersebut ditujukan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam melakukan mobilitas.

Dalam kesempatan tersebut, peninjauan pembangunan infrastruktur dilakukan di Kecamatan Kedungpring, tepatnya pada ruas jalan Sidomlangean-Nglebur melalui program PISEW. Pembangunan di ruas tersebut meliputi jalan sepanjang 360 meter di Sidomlangean dan 180 meter di Nglebur.

Sementara itu, pada ruas jalan Kedungbanjar-Kedungdadi, penanganan mencakup pembangunan sepanjang 271 meter di Kedungbanjar dan 150 meter di Kedungdadi.

Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Golkar Ali Mufti mengatakan, program PISEW memiliki peran dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian. Dukungan tersebut dilakukan melalui peningkatan aksesibilitas jalan sehingga distribusi hasil produksi pertanian dapat berjalan lebih lancar.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan di Kabupaten Lamongan mendapat dukungan dari program Inpres Jalan Daerah (IJD), selain melalui PISEW. Salah satu ruas yang masuk dalam program tersebut adalah jalan Made-Plembon sepanjang 1.900 meter yang saat ini masih dalam tahap lelang.

Menurut Ali Mufti, peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperkuat konektivitas kawasan pertanian sekaligus memperlancar distribusi hasil panen masyarakat.

Dengan adanya sinergi antara program pemerintah pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur jalan di Lamongan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *