Kabar Lamongan -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kembali menghadirkan program Langkah Edukatif Mengenal Tokoh Pemimpin Inspiratif (Lentera). Kegiatan ini memungkinkan anak usia dini mengenal lingkungan secara langsung di luar kelas.
Program yang telah berjalan sejak 2025 ini mengajak anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belajar melalui pengalaman nyata.
Tidak hanya mendengarkan penjelasan dari guru, anak-anak juga mendapat kesempatan mengunjungi tempat bersejarah, mengenal sosok pemimpin, serta melihat secara langsung lingkungan pemerintahan dan pendidikan.
Sebanyak 112 siswa PAUD dari Kecamatan Turi dan Deket mengikuti kegiatan Lentera di Pendopo Lokatantra, Selasa (13/10/2026).
Di tempat yang menjadi pusat pelaksanaan berbagai agenda resmi Bupati Lamongan dan kegiatan kedinasan tersebut, anak-anak diajak mengenal fungsi pendopo sekaligus memahami peran pemimpin dalam lingkungan pemerintahan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyambut langsung kedatangan para peserta. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat sosok pemimpin sekaligus mempelajari sejarah Kota Lamongan.
“Hari ini kita berada di Pendopo Lokatantra, pendopo adalah pusat pelaksanaan berbagai agenda resmi bupati dan instansi kedinasan Kabupaten Lamongan. Dengan mengikuti program Lentera anak-anak bisa mengenal sosok pemimpin hingga sejarah kota,” tutur Bupati.
Setelah mengunjungi Pendopo Lokatantra, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan. Di lokasi tersebut, para siswa diperkenalkan dengan dunia pendidikan, mulai dari tenaga pengajar, sarana dan prasarana, hingga sistem kepemimpinan serta nilai-nilai kebudayaan lokal.
Program Lentera merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan dan Forum PAUD Kabupaten Lamongan. Pelaksanaannya juga sejalan dengan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning pada jenjang PAUD, yang menekankan kualitas pemahaman anak melalui pengalaman belajar yang bermakna.
Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah meaningful learning, yaitu pembelajaran yang menghubungkan materi dengan pengalaman nyata serta objek konkret yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
Selain itu, program ini juga menerapkan pendekatan joyful learning, yakni menciptakan suasana belajar yang aman, positif, dan menyenangkan, sekaligus mendorong anak agar aktif berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.
Melalui kunjungan secara langsung tersebut, anak-anak diharapkan tidak hanya mengenal nama tempat atau sosok pemimpin. Lebih dari itu, mereka dapat memperoleh gambaran nyata mengenai lingkungan pemerintahan, pendidikan, sejarah, hingga kehidupan sosial.
Dengan demikian, program Lentera menjadi salah satu upaya Pemkab Lamongan dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari anak usia dini, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengenalan langsung terhadap lingkungan sekitar.







