Persela Lamongan Gagal Amankan Tiga Poin, Bima Sakti Siap Evaluasi Tim

Olahraga17 Dilihat

Kabar Lamongan – Persela Lamongan kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 2-2 melawan De Red FC dalam lanjutan kompetisi Championship di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (25/10/2026).

Gol penyeimbang yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan memupus harapan Laskar Joko Tingkir untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

Persela sempat membuka keunggulan melalui sundulan Juninho Cabral pada menit ke-12. Gol tersebut tercipta setelah Juninho memanfaatkan umpan sepak pojok dari Caique Souza. Namun, De Red FC berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan Felipe Veloso pada menit ke-55.

Persela kembali unggul setelah Caique Souza bergerak cepat menendang bola ke gawang Dimas Galih pada menit ke-62. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna setelah Keven melepaskan tendangan jarak jauh pada menit ke-94 yang berbuah gol penyeimbang bagi De Red FC. Persela Lamongan pun gagal meraih tiga poin dan harus puas dengan skor akhir 2-2.

Hasil imbang tersebut memperpanjang catatan kurang maksimal Persela dalam beberapa pertandingan terakhir. Sebelumnya, Laskar Joko Tingkir juga bermain imbang melawan Deltras FC dan menelan kekalahan dari RANS.

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas hasil tersebut, terlebih saat tim tengah mengalami penurunan performa.

“Yang pasti kami kecewa. Saya sebagai pelatih bertanggung jawab dengan hasil ini. Memang tidak mudah mengangkat performa tim dalam situasi grafik yang menurun,” ujar Bima Sakti.

Menurut Bima, gol penyeimbang De Red FC pada menit akhir menjadi momen yang paling menyakitkan bagi Persela. Ia menjelaskan, perubahan komposisi pemain yang dilakukan untuk mempertahankan keunggulan justru membuat keseimbangan lini tengah tim terganggu.

Kondisi tersebut kemudian memberikan ruang bagi lawan untuk melepaskan tembakan jarak jauh yang berujung gol. Bima menegaskan, tim pelatih akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah kesalahan yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

Evaluasi juga akan mencakup strategi pergantian pemain serta upaya tim dalam mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

“Kami harus bangkit. Tidak ada tim yang sempurna. Ini ujian yang harus kami terima dan kami harus berbenah, harus lebih baik lagi di pertandingan berikutnya melawan Persipura,” katanya.

Selain itu, Bima Sakti turut menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Persela, khususnya La Mania, Curva Boys, serta masyarakat Lamongan. Permintaan maaf tersebut disampaikan karena Persela belum mampu meraih kemenangan pada pertandingan ketujuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *