Wahana WBL Belum Bertambah, Pengelola Fokus Benahi Fasilitas Pendukung

Wisata97 Dilihat

Kabar Lamongan – Rencana penambahan wahana permainan baru di Wisata Bahari Lamongan (WBL) hingga kini masih belum menemui titik terang. Pengelola menilai penambahan wahana semata tidak cukup efektif untuk mendongkrak jumlah pengunjung secara signifikan.

Direktur PT Bumi Lamongan Sejati (BLS), Hery Pranoto, mengakui bahwa pembaruan fasilitas memang sudah menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, WBL telah beroperasi selama puluhan tahun dan butuh inovasi agar warga Lamongan kembali tertarik berkunjung.

“Permainan ada tambahan, tetapi apa dan kapan masih belum, yang jelas semua wahana yang ada masih bisa difungsikan dan kita maksimalkan even-even untuk sementara,” ujar Hery.

Namun, proses pengambilan keputusannya tidak sederhana. Pengelolaan WBL melibatkan banyak pihak, sehingga setiap rencana harus melalui serangkaian pertimbangan matang. Belum lagi soal pendanaan, wahana yang diincar bukan produk lokal, melainkan didatangkan dari luar negeri, yang otomatis membutuhkan anggaran jauh lebih besar.

Hery juga menyoroti pola perilaku wisatawan yang menjadi tantangan tersendiri. Wahana permainan di WBL menurutnya cenderung hanya menarik pengunjung satu atau dua kali sebelum mereka bosan dan mencari tempat lain.

Oleh karena itu, pihaknya justru ingin mengubah mindset tersebut dengan mengembangkan fasilitas pendukung yang lebih berkelanjutan untuk jangka panjang, bukan sekadar wahana baru sebagai daya tarik sesaat.

Di sisi lain, angka kunjungan WBL memang terus mengalami penurunan akibat ketatnya persaingan dengan destinasi wisata lain. Pengunjung dari wilayah selatan misalnya, lebih banyak memilih Batu sebagai tujuan wisata. Saat ini, WBL masih mengandalkan kunjungan dari warga Pati, Kudus, dan sekitarnya.

Meski begitu, ada satu sektor yang justru jadi penyelamat, yakni hotel dan resort milik WBL. Setiap musim libur panjang, kamar-kamar hotel selalu penuh dipesan, dan ini turut mendorong angka kunjungan wisata secara keseluruhan.

“Kita sudah ada rencana ini, tinggal memetakan pendanaan karena kebutuhannya juga besar,” terang Hery.

Potensi WBL sebagai destinasi wisata bahari sejatinya masih sangat besar. Kini tinggal bagaimana pengelola mampu membuat terobosan nyata agar potensi tersebut bisa benar-benar dimaksimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *