Kabar Lamongan – Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Lamongan terus berupaya memperkuat kualitas lulusannya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melibatkan alumni serta stakeholder atau pemangku kepentingan, baik dari lingkungan internal maupun eksternal kampus.
Melalui Forum Group Discussion (FGD), Unisda Lamongan berharap kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi strategis untuk menyerap berbagai masukan yang dapat mendukung pengembangan institusi.
Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, mengatakan bahwa sejak berdiri, Unisda terus mewarisi semangat pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.
Berbagai pembenahan juga terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penguatan sarana dan prasarana, sistem tata kelola, layanan akademik, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Berbagai upaya pembenahan terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penguatan sarana dan prasarana, sistem tata kelola, layanan akademik, hingga peningkatan kualitas SDM,” katanya, Rabu (15/07/2026).
Ia menegaskan, masukan dari alumni dan stakeholder menjadi bagian penting dalam proses evaluasi sekaligus pengembangan kampus ke depan.
“Unisda senantiasa memikirkan bagaimana dapat terus melayani masyarakat dengan lebih baik. Oleh karena itu, kami tidak pernah berhenti berbenah di berbagai sektor agar kualitas layanan dan pendidikan yang diberikan semakin meningkat,” tutur Rektor.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Mahbub Junaidi, menekankan pentingnya membangun network capital atau modal jejaring melalui kolaborasi yang erat antara kampus, alumni, dan stakeholder.
Menurutnya, setiap lembaga, sebesar apa pun, tetap membutuhkan masukan serta evaluasi dari berbagai pihak. Oleh sebab itu, alumni dan stakeholder memiliki peran penting dalam memberikan perspektif yang objektif bagi pengembangan institusi.
“Setiap lembaga, sebesar apa pun, tetap membutuhkan masukan dan evaluasi dari berbagai pihak. Alumni dan stakeholder memiliki peran penting dalam memberikan perspektif yang objektif,” ujarnya.







