Tumbuh dalam Kasih Sayang-Nya: Buku Refleksi Ramadan Karya Dea Nurfadilah

Pendidikan97 Dilihat

Kabar Lamongan – Bulan Ramadan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbaiki diri. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak literasi mengenai penerimaan akan takdir yang telah Tuhan berikan. Di sinilah buku Tumbuh Dalam Kasih Sayang-Nya hadir sebagai teman muhasabah diri.

Sang penulis, Dea Nurfadilah, menggambarkan buku ini sebagai refleksi tentang cinta Allah yang begitu luas dan tak terbatas. Bahkan, buku ini bisa menjadi pengingat bahwa setiap manusia tak pernah benar-benar sendiri, karena cinta Allah selalu menyertai.

Buku yang lahir dari keberanian sang penulis ini bukan sekadar bacaan. Lebih dari itu, ia adalah tempat pulang bagi tiap insan yang sempat jauh dan terpuruk akibat kegagalan dan kesedihan.

Dea menggambarkan buku Tumbuh dalam Kasih Sayang-Nya sebagai pengingat bahwa kita tidak pernah benar-benar menjalani semua takdir di dunia sendirian, karena ada kasih sayang Tuhan yang selalu menyertai, bahkan di tengah kesulitan sekalipun.

Ada satu bagian paling berkesan dalam buku ini menurut Dea. Bagian tersebut ada di halaman 20, yang berisi: “Jangan pernah mengorbankan jati diri hanya demi validasi. Cukup jadi versi terbaik dirimu di mata Allah, bukan di mata semua orang.”

Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa manusia tak perlu menjadi validasi kepada manusia sampai mengorbankan diri, karena kita cukup menjadi manusia bertakwa di mata Allah.

Karya ini merupakan wadah merenung paling menyentuh yang bisa kamu baca saat bulan Ramadan. Jika kamu penasaran dan ingin menyelam lebih dalam untuk menemukan jawaban menenangkan dari kesedihan, kamu bisa menemukan karya ini di sini: buku Dea Nurfadilah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *