Trans Jatim Koridor VII Permudah Akses Wisata Lamongan

Wisata129 Dilihat

Kabar Lamongan – Libur panjang selalu jadi waktu yang pas untuk tamasya bersama keluarga. Nah, untuk kamu warga Lamongan yang bingung naik apa, kini sudah tersedia Bus Trans Jatim Koridor VII rute Terminal Lamongan–Terminal Paciran. Dengan naik Bus Trans Jatim, wisata jadi lebih santai tanpa harus pusing soal bensin atau parkir.

Koridor VII ini melayani jalur Lamongan–Dukun (Gresik)–Paciran, membuka akses langsung ke berbagai destinasi menarik mulai dari wisata kota, wisata religi, sampai wisata bahari di kawasan pesisir utara Lamongan.

Bus ini beroperasi setiap hari dari pukul 05.00 sampai 21.00 WIB. Soal harga, jangan khawatir, karena penumpang umum cukup bayar Rp5.000, sementara pelajar dan santri hanya Rp2.500. Harga tersebut sangat cocok buat yang ingin wisata hemat bersama keluarga.

Perjalanan bisa dimulai dari pusat kota Lamongan. Di sini penumpang bisa naik dari sekitar Alun-alun Lamongan, Lamongan Plaza, atau Lamongan Sport Center (GOR). Semua lokasinya dekat dengan jalur utama bus dan sering jadi tujuan warga saat liburan.

Bus ini juga melewati sejumlah kawasan pendidikan dan aktivitas warga, seperti UNISLA, UNISDA, serta SMAN 1 dan SMAN 2 Lamongan.

Begitu masuk wilayah Sukodadi dan Karanggeneng, penumpang bisa menikmati pemandangan pedesaan Lamongan yang khas dengan hamparan sawah hijau sepanjang jalan. Di Kecamatan Sukodadi, ada juga Warung Bu Sanati yang mangkal di tepi Jalan Sukodadi–Paciran, tepatnya di sekitar shelter Terminal Sukodadi, cocok buat mampir sebentar.

Salah satu destinasi yang banyak dilirik adalah Pemandian Air Panas Brumbun di Kecamatan Paciran. Tempat ini dikenal sebagai spot relaksasi favorit karena punya sumber air panas alami.

Sementara itu, salah satu warga Lamongan, Regi, mengaku keberadaan bus ini sangat membantu. Kini ia tak perlu lagi naik motor jika ingin ziarah ke Makam Sunan Drajat atau sekadar jalan-jalan menikmati suasana Pantura Lamongan.

“Bisa ke Pantura Lamongan dengan harga yang terjangkau,” akunya.

Kepala Dinas Kominfo Lamongan, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa masyarakat bisa memantau posisi bus, halte, dan jumlah penumpang secara realtime melalui aplikasi Trans Jatim AJAIB 2.0. Jadi, tak perlu lama-lama menunggu tanpa kepastian.

Menurut Sugeng, kehadiran Trans Jatim Koridor VII ini diharapkan bukan sekadar mempermudah mobilitas warga, tetapi juga ikut mendongkrak sektor wisata dan perekonomian lokal di sepanjang jalur Lamongan hingga pesisir utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *