TMMD Ke-129 di Lamongan Libatkan 301 Personel TNI dan 52 Warga

Desa90 Dilihat

Kabar Lamongan – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Lamongan akan memadukan pembangunan infrastruktur dengan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan fisik dan nonfisik. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang.

Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf. Deni Suryo Anggo Digdo, mengatakan bahwa TMMD ke-129 akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan 301 personel TNI dengan dukungan 52 orang dari komponen masyarakat.

“Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Deni usai rapat koordinasi persiapan TMMD Ke-129 di Lamongan, Kamis (09/07/2026).

Ia menjelaskan, TMMD ke-129 mencakup 22 sasaran fisik yang meliputi pembangunan infrastruktur, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), sasaran tambahan, hingga target over prestasi. Selain itu, juga akan dilaksanakan 26 kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, edukasi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Deni, pelaksanaan TMMD tidak hanya difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana desa, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, sehingga manfaat dari program tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan, menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan TNI, perangkat daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Seluruh instansi dan elemen masyarakat diharapkan berperan aktif agar pelaksanaan TMMD berjalan sukses dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tlemang,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan turut mengusulkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Program yang diusulkan meliputi khitanan massal, pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pembuatan tempe, serta budidaya ikan lele.

Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung berbagai program nasional yang telah dicanangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *