Kabar Lamongan – Pengurus Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Wilayah Jawa Timur (Jatim) 1 melakukan kunjungan silaturahmi ke TDA Gresik, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antarwilayah dalam ekosistem TDA di wilayah Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung di Remory Cafe Gresik.
Ketua Wilayah TDA Jatim 1 periode 9.0, Adi Susanto, menegaskan bahwa silaturahmi mempunyai peran penting dalam membangun fondasi organisasi. Menurutnya, dari sisi internal, silaturahmi membawa tiga manfaat utama, yaitu membangun kepercayaan, meningkatkan rasa kekeluargaan, dan menaikkan kinerja organisasi.
Lebih jauh, kegiatan silaturahmi dinilai mampu mempererat kerja sama, mempercepat aliran informasi, memudahkan koordinasi tim, sekaligus meningkatkan loyalitas anggota.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TDA Gresik periode 3.0, M. Fahni Amirullah, menyampaikan bahwa TDA Gresik adalah rumah bersama. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan TDA Gresik sebagai tempat bertumbuh, bersinergi, dan berkolaborasi.
Sementara itu, Kadiv Edukasi TDA Jatim 1, Danar Adi Saputro, menjelaskan bahwa program edukasi di TDA berangkat dari kebutuhan nyata para pengurus dan member.
Ia mengibaratkan TDA seperti sebuah supermarket, di mana ilmu dan pengalaman tersedia dalam berbagai bentuk, namun setiap member harus aktif datang, mencari, mengambil, dan memanfaatkannya sendiri.
Menutup rangkaian kunjungan, Ketua TDA Wilayah Jatim 1 periode 8.0, Mustiko Adi Wibowo, mengajak pengurus dan member memaknai perjalanan berorganisasi melalui filosofi Jawa, yakni Jatah, Wadah, Wayah.
Jatah berarti setiap orang memiliki bagiannya masing-masing. Wadah berarti tugas setiap individu adalah terus memperbesar kapasitas diri dan organisasi agar ketika kesempatan datang, mampu menerimanya. Adapun Wayah mengingatkan bahwa setiap hal memiliki waktu dan prosesnya masing-masing.
“Tidak perlu iri dengan jatah orang lain. Tidak perlu terburu-buru mengejar wayah. Fokus saja memperbesar wadah,” pesannya.
Ia berharap, ketika jatah datang pada wayah-nya, seluruh pengurus dan anggota organisasi telah memiliki wadah yang cukup untuk menerimanya.
Dengan semangat bertumbuh bersama, bersinergi, dan berkolaborasi, TDA Jatim 1 terus mendorong TDA daerah untuk mengembangkan potensi terbaiknya, sekaligus saling menguatkan dalam satu ekosistem kewirausahaan Jawa Timur.







