Kabar Lamongan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat jumlah pelanggan yang menggunakan layanan di Stasiun Lamongan mencapai 149.252 orang selama periode Januari hingga Juni 2026.
Angka tersebut meningkat sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 131.791 pelanggan.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan itu mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Selain itu, kondisi tersebut juga menunjukkan mobilitas masyarakat di Kabupaten Lamongan yang terus mengalami peningkatan.
“Pertumbuhan pelanggan sebesar 13 persen pada Semester I 2026 menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. Capaian ini menjadi bukti bahwa layanan KAI semakin dipercaya sebagai pilihan utama dalam mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk bekerja, berbisnis, menempuh pendidikan, maupun berwisata,” ujar Mahendro, Minggu (05/07/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan jumlah pelanggan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas masyarakat sepanjang Semester I 2026, termasuk saat libur nasional dan cuti bersama. Di sisi lain, KAI juga terus menjaga konsistensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan di berbagai aspek operasional.
Selama periode Januari-Juni 2026, Stasiun Lamongan melayani sebanyak 74.700 pelanggan yang berangkat dan 74.552 pelanggan yang tiba.
Menurut Mahendro, komposisi yang relatif seimbang itu menunjukkan bahwa Lamongan tidak hanya menjadi daerah asal perjalanan, tetapi juga semakin berkembang sebagai salah satu tujuan mobilitas masyarakat di Jawa Timur.
Lebih lanjut, Mahendro menyampaikan KAI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui penyediaan berbagai fasilitas penunjang di Stasiun Lamongan. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu, fasilitas bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi, musala, area parkir, hingga kemudahan akses menuju moda transportasi lanjutan.
Selain penyediaan fasilitas, KAI juga terus memperkuat keandalan operasional dengan meningkatkan ketepatan waktu perjalanan kereta api, aspek keselamatan, serta mengembangkan layanan digital agar pelanggan semakin mudah merencanakan dan melakukan perjalanan.
“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang terus kami jaga melalui peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Kami optimistis tren pertumbuhan pelanggan di Stasiun Lamongan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat,” kata Mahendro.







