Shaina Afiqa Arcelia Ukir Prestasi Lewat Karya Tulis yang Lahir dari Ketulusan Hati

Berita, Pendidikan79 Dilihat

Kabar Lamongan – Namanya Shaina Afiqa Arcelia. Ia adalah siswi kelas 8 di SMP Negeri 12 Batam yang baru-baru ini berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Menulis Surat Batch 16 Vol. 2 yang Nulis Quotes gelar, dengan antologi bertajuk Sepucuk Rindu Untukmu.

Di luar sekolah, Shaina mengisi kesehariannya dengan menggambar dan mengerjakan proyek novel yang sedang ia tulis sendiri. Ketertarikannya pada dunia tulis-menulis bukan hal baru. Shaina mengaku mulai menyukai kegiatan ini sejak kelas 4 SD, dan sejak saat itu menulis menjadi bagian dari kesehariannya.

Awalnya Hanya Ingin Mencoba

Keikutsertaan Shaina di Nulis Quotes sebenarnya tidak ia landasi target tinggi. Ia mendaftar karena sekadar ingin mencoba ikut lomba menulis. Namun, tak ia sangka, pada lomba pertamanya itu Shaina langsung berhasil meraih juara pertama. Ini adalah hasil yang ia akui sangat mengharukan sekaligus membanggakan baginya.

Kisah di Balik Surat

Karya yang mengantarkan Shaina pada kemenangan itu terinspirasi dari pengalaman nyata yang ia alami sendiri. Surat tersebut berkisah tentang seseorang yang pernah ia anggap sebagai sahabat dekat, namun lambat laun mulai menjauh tanpa alasan yang jelas.

Hubungan yang dulu terasa dekat itu berakhir dengan jarak yang janggal. Dua orang yang sebenarnya saling mengenal, tetapi kini terasa asing untuk sekadar bertegur sapa.

Proses Menulis di Sela Kesibukan Sekolah

Shaina menyelesaikan karyanya dalam kurun dua hari, tepatnya dari tanggal 8 hingga 10 Mei. Ia menyebut bahwa seharusnya cukup satu hari saja, namun tugas sekolah membuatnya perlu membagi konsentrasi, sehingga penyelesaiannya mundur sehari.

Beruntung, proses penulisan itu bertepatan dengan hari libur sekolah. Shaina sendiri sudah mempunyai kebiasaan mengatur waktunya sendiri. Pada pagi hari sejak pukul 08.00, ia mengerjakan tugas pelajaran, dan baru pada pukul 11.00 siang ia beralih untuk mengerjakan tulisannya.

Selama proses itu, ada dua hambatan yang ia rasakan, yakni kesulitan dalam memilih diksi yang tepat dan sesekali kehabisan inspirasi. Untuk mengatasinya, ia mencari referensi pilihan kata lewat Google dan sesekali beristirahat sejenak agar pikirannya kembali segar.

Respons Sekitar dan Rencana ke Depan

Kabar kemenangan Shaina Afiqa Arcelia disambut baik oleh orang-orang di sekitarnya. Mereka ikut merasa senang dan bangga atas pencapaian yang ia raih.

Saat ditanya soal rencana ke depan, Shaina menyebut bahwa ia sedang fokus pada proyek novel yang tengah ia garap, sehingga tidak hanya terpaku pada format surat saja. Baginya, perjalanan menulis tidak hanya berhenti pada surat, tetapi kisah-kisah lain dalam bentuk novel.

Untuk Nulis Quotes, ia menitipkan ucapan terima kasih karena telah menyediakan ruang bagi penulis-penulis muda untuk berkarya, sekaligus harapan agar platform tersebut terus berkembang dan melahirkan lebih banyak penulis.

Ia menutupnya dengan kalimat yang menjadi prinsipnya sendiri. “Muda bukan alasan untuk biasa saja. Lewat aksara dan karya, kita bisa menjadi luar biasa,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *