Sespimmen Dikreg 66 Lakukan Studi OHA dan ES di Lamongan, Diterima Langsung oleh Bupati

Pendidikan74 Dilihat

Kabar Lamongan – Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Pendidikan Reguler (Sespimmen Dikreg) ke-66 Tahun 2026 melaksanakan studi lingkungan terkait Organization Health Audit (OHA) dan Environmental Scanning (ES) di Lamongan, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran untuk memperkaya wawasan strategis para peserta didik. Kedatangan rombongan disambut hangat dan diterima langsung oleh Bupati Yuhronur Efendi di Ruang Command Center Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Dalam kesempatan itu, lima perwakilan dari total sepuluh peserta didik Sespimmen Dikreg 66 yang hadir berdialog langsung dengan orang nomor satu di Lamongan tersebut.

Di hadapan para peserta, Bupati yang akrab disapa Pak Yes memaparkan tentang pentingnya sinergi kepemimpinan dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui berbagai praktik baik yang telah dijalankan di Lamongan.

Ia menekankan bahwa harmonisasi antara program Asta Cita, Nawa Bhakti Satya, serta 15 program prioritas Kabupaten Lamongan menjadi kunci utama percepatan pembangunan.

Tak hanya itu, menurutnya, kolaborasi dengan Forkopimda, TNI, dan Polri juga memiliki peran yang sangat strategis. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai mampu menciptakan stabilitas dan suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Berbagai program dan sinergitas kita, terutama bersama Polres dan Kodim, berjalan dengan baik sehingga melahirkan banyak program yang bermanfaat bagi masyarakat. Karena kita tahu, tanpa situasi yang kondusif, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” ujar Pak Yes, dikutip Surya.co.id, Kamis (26/02/2026).

Ia menegaskan, tanpa kolaborasi yang solid, pembangunan tidak akan dapat berjalan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan harmonis sebagai fondasi utama pembangunan.

Sementara itu, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, Sabilul Alif, menilai pendekatan yang diterapkan Pemkab Lamongan sudah melampaui konsep pentahelix dan berkembang menuju pola multihelix. Hal ini menunjukkan keterlibatan berbagai elemen secara lebih luas dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pimpinan daerah Lamongan kepada para peserta didik Sespimmen Dikreg 66. Menurutnya, penerimaan langsung oleh kepala daerah merupakan pengalaman yang membanggakan.

“Terima kasih kami sudah diterima langsung oleh Pak Bupati. Ini yang pertama kami diterima langsung oleh pimpinan daerah. Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Kunjungan studi lingkungan ini diharapkan mampu memberikan gambaran nyata tentang praktik kepemimpinan kolaboratif di daerah, sekaligus menjadi bekal berharga bagi para peserta didik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *