Satreskrim Polres Lamongan Sidak SPBU, Pastikan Stok dan Kualitas BBM Aman

Peristiwa80 Dilihat

Kabar Lamongan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Lamongan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan sekaligus kualitas bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap aman menjelang Ramadan dan Hari Raya Imlek.

Kegiatan sidak dipimpin langsung oleh Kasatreskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi bersama jajaran dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Diskoperindag) Lamongan. Salah satu titik yang menjadi lokasi pemeriksaan adalah SPBU 54.622.24 yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo, Kabupaten Lamongan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, menjelaskan bahwa sidak tersebut bertujuan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mengantisipasi potensi penyimpangan, terutama saat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Ramadan.

“Hasil pengecekan menunjukkan stok BBM bersubsidi maupun non-subsidi di wilayah Lamongan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Ipda Hamzaid, dikutip dari Detik.com, Kamis (19/02/2026).

Tidak hanya memeriksa ketersediaan stok, petugas juga melakukan pengecekan kualitas BBM, khususnya jenis Pertalite. Pemeriksaan dilakukan menggunakan stik ukur dan pasta air guna memastikan tidak ada campuran zat lain dalam bahan bakar.

“Hasilnya, BBM jenis Pertalite yang diperiksa dalam kondisi baik dan tidak tercampur bahan lain,” ungkapnya.

Selain itu, pengujian takaran juga dilakukan dengan memanfaatkan bejana ukur untuk memastikan volume BBM yang keluar dari dispenser sesuai standar yang telah ditetapkan. Dari hasil pengujian tersebut, takaran BBM dinyatakan sesuai ketentuan.

Dalam sidak tersebut, harga BBM yang tercatat di SPBU 54.622.24 Lamongan, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp11.800 per liter, Pertamax Green 95 Rp12.450 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, dan Pertamina Dex Rp13.500 per liter.

Ipda Hamzaid menegaskan, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi akan terus dilakukan untuk memastikan penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Pihaknya juga mengimbau pengelola SPBU agar mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada pengelola SPBU agar menyalurkan BBM bersubsidi sesuai aturan yang berlaku dan tepat sasaran. Pengawasan akan terus kami lakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan mencegah pelanggaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *