Kabar Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan kembali menyapa masyarakat melalui agenda Safari Ramadan yang digelar pada Rabu (25/02/2026) di Masjid Jami’ Usssisa Alattaqwa, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng.
Kegiatan Safari Ramadan di Desa Banjarmadu ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga. Lebih dari itu, momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pendekatan pelayanan publik sekaligus memastikan bahwa realisasi program prioritas, baik daerah maupun nasional, berjalan merata hingga tingkat desa.
“Alhamdulillah bisa bersilaturahmi secara langsung bersama masyarakat Desa Banjarmadu. Kegiatan ini menggabungkan kegiatan keagamaan dengan pelayanan publik langsung,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara langsung di lokasi. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, operasi pasar murah, pelayanan administrasi kependudukan, konsultasi perizinan, konsultasi BPJS, layanan konsultasi lainnya, hingga perpustakaan keliling.
Kehadiran beragam layanan ini diharapkan benar-benar memudahkan masyarakat tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Pada kesempatan yang sama, Pak Yes juga memaparkan perkembangan sejumlah program prioritas. Di bidang infrastruktur, program Jamula menunjukkan capaian kemantapan sebesar 60,21 persen pada 2025. Sebanyak 58 ruas jalan telah dibangun dengan total panjang 24.700 meter.
Selain itu, lampu penerangan jalan umum telah terpasang dan berfungsi baik di 7.011 titik, dengan tambahan 237 titik baru sepanjang tahun 2025. Untuk 2026, pemerintah daerah kembali mencanangkan pembangunan infrastruktur di 50 titik tambahan.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, capaian sektor pertanian dan perikanan Lamongan juga terbilang signifikan. Pada 2025, produksi padi mencapai 1.335.099 ton, sementara produksi perikanan menembus angka 129.790,64 ton.
Realisasi luas tambah tanam tercatat 193.786 hektare, dengan Nilai Tukar Petani (NTP) berada di angka 124,97. Angka tersebut menunjukkan daya beli serta kesejahteraan petani yang tetap terjaga.
Di sektor kesehatan, program Laserku/Home Care Service telah menjangkau 1.456 warga. Aktivasi RSUD Ki Ageng Brondong juga disebut semakin memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan sekitarnya.
Sementara itu, pelaksanaan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 2025 menargetkan 492.301 jiwa atau 36 persen dari total penduduk. Realisasinya bahkan melampaui target, dengan 512.516 kehadiran atau setara 105,93 persen, dan 452.894 warga telah mendapatkan layanan kesehatan.
Program nasional lainnya, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), juga terus berjalan. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 301.875 penerima manfaat dengan dukungan 109 SPPG aktif. Pemerintah daerah meyakini program ini menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi generasi emas Lamongan ke depan.
Di akhir sambutannya, Pak Yes menyampaikan perkembangan koperasi Merah Putih yang terus menunjukkan tren positif. Tercatat 474 KDMP telah berbadan hukum, 95 di antaranya sudah beroperasi. Selain itu, sebanyak 211 gerai telah selesai dibangun dan 211 gerai lainnya masih dalam proses pembangunan.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemkab Lamongan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga membawa layanan konkret dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga tingkat desa.







