Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi meluncurkan sistem donasi berbasis QRIS untuk mendukung percepatan pencegahan stunting melalui Program Salam-Q Genting. Peluncuran tersebut dilakukan pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional 2026.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa pembangunan ketahanan nasional dimulai dari keluarga. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan memiliki daya saing.
“Mari kita terus bergandeng tangan dan berkomitmen bersama untuk kesejahteraan serta kejayaan Lamongan yang berkelanjutan. Hari ini kami meluncurkan Salam-Q Genting untuk masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes usai meresmikan inovasi lanjutan dari Program Genting di Lamongan, Kamis (06/08/2026).
Salam-Q Genting merupakan akronim dari Sedekah Amal QRIS Lamongan untuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program ini memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS, sehingga masyarakat dapat menyalurkan donasi dengan lebih mudah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Lamongan, dr. Aini Mas’idha, menjelaskan bahwa sebelumnya bantuan dalam Program Genting disalurkan melalui mekanisme transfer.
Menurut Aini, kehadiran QRIS membuat proses donasi menjadi lebih praktis karena tidak dibatasi nominal tertentu. Dengan mekanisme tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam membantu keluarga yang berisiko mengalami stunting.
“QRIS akan kami sebarluaskan sebagai bentuk keberlanjutan dan inovasi agar penyaluran bantuan kepada keluarga berisiko stunting dapat berlangsung lebih cepat dan mudah,” kata Aini.
Melalui digitalisasi sistem donasi ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat semakin kuat dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di daerah Kabupaten Lamongan.







