Program Balik Gratis Lamongan Resmi Lepas 146 Pemudik

Peristiwa75 Dilihat

Kabar Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, resmi melepas 146 pemudik yang ikut serta dalam program balik gratis di halaman Stadion Surajaya, Selasa (24/03/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan, Dinas Perhubungan Lamongan, dan Baznas Lamongan.

Bupati Yuhronur menyebut pelaksanaan tahun ini berjalan tertib dan lancar. Dalam pelaksanaan program balik gratis ini, antusiasme warga tergolong tinggi, karena kursi yang tersedia selalu habis bahkan sebelum hari keberangkatan tiba.

“Alhamdulillah tahun ini berjalan dengan baik dan tertib. Ada sekitar 146 pemudik yang kita berangkatkan bersama-sama dari sini. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, kursi yang kita sediakan selalu penuh,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Ke depan, ia menargetkan penambahan armada menjadi lima hingga enam bus pada tahun mendatang, guna mengakomodasi tingginya permintaan dari masyarakat.

“Kita akan terus berupaya meningkatkan layanan. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tambah menjadi lima atau enam bus agar lebih banyak masyarakat yang terlayani,” katanya.

Pak Yes juga menegaskan bahwa koordinasi dengan seluruh unsur Forkopimda terus diperkuat demi menjamin kenyamanan dan keselamatan peserta. Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, berkomitmen terus menyempurnakan fasilitas dan pelayanan bagi masyarakat di dalam daerah maupun para perantau yang kembali ke luar kota.

“Kalau masih ada kekurangan, tentu akan terus kita perbaiki. Kita ingin masyarakat semakin nyaman dan terlayani dengan baik,” tuturnya.

Salah satu peserta, Khudrotin, yang akan kembali ke Tangerang, mengaku baru kali pertama mengikuti program ini. Ia merasa beruntung karena bisa menghemat pengeluaran untuk ongkos perjalanan.

“Semoga tahun depan ada lagi bisa dapat balik gratis, bisa ketemu keluarga sebab selalu kehabisan tiket,” ungkapnya.

Program balik gratis ini menjadi salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung mobilitas warganya pascalebaran, sekaligus meringankan beban biaya perjalanan bagi para perantau asal Lamongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *