Polsek Sukodadi Amankan Tiga Motor Diduga Milik Gerombolan Perang Sarung

Desa, Peristiwa54 Dilihat

Kabar Lamongan – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan terus dilakukan jajaran kepolisian. Salah satunya seperti yang dilakukan anggota Polsek Sukodadi dengan mengamankan tiga unit sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya di jalan raya masuk Desa Sumberaji, Kecamatan Sukodadi, pada Kamis malam (19/02/2026).

Tiga kendaraan tersebut diduga kuat milik sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi perang sarung. Informasi ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid.

“Anggota mengamankan tiga kendaraan serta sarung yang kini berada di Polsek Sukodadi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kejadian bermula dari laporan warga yang merasa resah melihat sekumpulan pemuda nongkrong di lokasi tersebut pada malam hari. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Polsek Sukodadi segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Namun, kedatangan petugas membuat para pemuda tersebut panik dan langsung membubarkan diri. Dalam kondisi tergesa-gesa, mereka meninggalkan kendaraan beserta perlengkapan yang diduga akan digunakan untuk perang sarung.

“Dua sepeda motor Honda Vario dan satu Honda Beat diamankan, bersama sarung yang sudah dibentuk sedemikian rupa,” jelas Hamzaid.

Sebanyak tiga helai sarung yang ditemukan telah dimodifikasi dengan cara dililit dan dipadatkan hingga mengeras. Modifikasi tersebut lazim digunakan sebagai senjata dalam aksi tawuran perang sarung yang kerap terjadi saat Ramadan.

Pihak kepolisian pun mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Selain perang sarung, kepolisian juga mengingatkan agar generasi muda tidak terlibat dalam balap liar, bermain petasan secara berlebihan, maupun konvoi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Isi bulan Ramadan dengan kegiatan positif seperti ibadah, tadarus, dan kegiatan sosial. Hindari konsumsi minuman keras serta penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *