Kabar Lamongan – PSS Sleman semakin mengokohkan diri di puncak klasemen sementara setelah berhasil menang tipis 1-0 atas Persela Lamongan di pertandingan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026. Duel pekan ke-21 tersebut berlangsung di Stadion Surajaya, Minggu (01/03/2026) malam.
Gol cepat yang dicetak Irvan Mofu pada babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Laga baru memasuki menit kedelapan ketika Irvan berhasil memanfaatkan umpan matang dari Frederic Injai dan langsung mengoyak gawang tuan rumah. Gol itu sekaligus memastikan tiga poin penting bagi tim tamu.
Tambahan kemenangan ini membuat PSS kian nyaman di posisi teratas dengan raihan 45 poin. Mereka kini unggul dari Barito Putera yang menempel di peringkat kedua dengan 41 poin, serta Tornado Pekanbaru dan Persipura Jayapura yang sama-sama mengoleksi 40 poin. Di sisi lain, Persela harus puas tertahan di peringkat keenam dengan 30 angka.
Tertinggal satu gol sejak awal laga membuat Persela meningkatkan intensitas serangan. Riko Simanjuntak tampil cukup dominan dan konsisten menekan pertahanan PSS, dengan peluang tercipta pada menit ke-3, 27, 38, dan di menit ke-90. Pada menit ke-44, Riko kembali mencoba peruntungannya, tetapi sepakannya masih mampu dibendung barisan pertahanan lawan.
Upaya serupa juga dilakukan Muhammad Hambali Tolib dan Mochamad Adam Malik di babak kedua. Namun, eksekusi keduanya tak mampu menembus rapatnya lini belakang PSS karena berhasil diblok para bek tim tamu.
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Wasit sampai harus mengeluarkan enam kartu kuning sepanjang laga. Dari kubu Persela, Dominikus Dion diganjar kartu kuning pada menit ke-37, disusul Muhammad Yoga Wahyu Pratama pada menit ke-99.
Sementara itu, empat pemain PSS yang mendapat peringatan adalah Lucas Gama Moreira (10’), Terens Puhiri (61’), Frederic Injai (85’), dan Hendro Siswanto (89’) yang masuk sebagai pemain pengganti.
Di tengah ketatnya persaingan, kedua pelatih juga melakukan sejumlah pergantian pemain. Irvan Mofu, yang menjadi pencetak gol semata wayang, justru sudah lebih dulu ditarik keluar pada menit ke-41 dan digantikan M. Junior Haqi.
Persela pun melakukan rotasi demi menambah daya serang, termasuk memasukkan Kim Jeffrey Kurniawan pada menit ke-78 untuk menggantikan Mohammad Saiful Djoge.
Meski berbagai upaya telah dilakukan, skor 1-0 untuk kemenangan PSS tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil pertandingan mempertegas konsistensi PSS di jalur perebutan gelar, sementara Persela masih harus bekerja keras untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.







