Perayaan Paskah di Lamongan Aman Tanpa Gangguan Berkat Pengamanan Berlapis

Peristiwa57 Dilihat

Kabar Lamongan – Perayaan Paskah 2026 di Kabupaten Lamongan berlangsung aman dan kondusif. Polres Lamongan menurunkan personelnya untuk mengamankan dua lokasi peribadatan umat Kristiani pada Sabtu (04/04/2026), agar seluruh rangkaian ibadah bisa berjalan dengan khidmat tanpa gangguan.

Dua gereja yang mendapat pengawalan yakni Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius di Lamongan Kota dan Rumah Ibadah Katolik Santa Maria di wilayah Babat. Di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius, misa Paskah dimulai pukul 17.00 WIB dan selesai sekitar pukul 20.40 WIB.

Misa yang mengusung tema “Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita” itu dipimpin Romo Yosef dan dihadiri kurang lebih 50 jemaat. Pengamanan di sana dipimpin langsung oleh Kapolsek Lamongan Kota Kompol Mukhamad Fadelan beserta jajarannya.

Sementara, di Rumah Ibadah Katolik Santa Maria Babat, misa malam Paskah digelar mulai pukul 17.30 WIB hingga 20.00 WIB dengan jumlah jemaat yang lebih banyak, sekitar 100 orang. Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah memimpin apel pengamanan sebelum kegiatan dimulai.

Pengamanan di kedua lokasi diterapkan secara berlapis menggunakan sistem terbuka dan tertutup dengan tiga ring keamanan, guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan. Petugas bersama pengurus gereja juga memeriksa barang bawaan setiap jemaat yang hendak masuk, termasuk pemeriksaan menggunakan metal detector.

Sepanjang pelaksanaan ibadah, situasi di kedua gereja terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, menegaskan bahwa pengamanan dalam Perayaan Paskah 2026 ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komitmen Polri dalam melindungi hak masyarakat untuk beribadah.

“Polres Lamongan berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam pengamanan kegiatan keagamaan, sehingga ibadah dapat berjalan dengan khidmat dan lancar,” ujarnya.

Sebagai penutup, perwakilan jemaat dari kedua gereja menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat kepolisian yang telah berjaga, sehingga umat seluruh Kristiani bisa menjalankan ibadah Paskah dengan tenang dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *