Penyaluran Bantuan Beras Tahap II di Lamongan Dikawal Satgas Bulog

Berita, Peristiwa48 Dilihat

Kabar Lamongan – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan penyaluran bantuan pangan beras tahap II di Kabupaten Lamongan berjalan tepat sasaran. Program tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said, mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk memastikan bantuan beras diserahkan langsung kepada penerima bantuan pangan (PBP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap dukungan semua pihak agar bantuan pangan ini dapat selesai disalurkan kepada PBP secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran,” kata Umar Said, dilansir dari Antara, Sabtu (29/08/2026).

Kepastian mengenai penyaluran bantuan tersebut sebelumnya juga dipantau bersama anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Pemantauan dilakukan saat penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Sidokumpul dan Desa Made, Kabupaten Lamongan, Jumat (28/08/2026).

Umar menjelaskan, setiap PBP mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan. Pada penyaluran tahap II, bantuan mencakup alokasi untuk Juli, Agustus, dan September 2026. Dengan demikian, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

Untuk memastikan bantuan diterima sesuai jumlah dan oleh penerima yang telah ditetapkan, petugas Bulog menggunakan aplikasi terintegrasi dalam proses serah terima bantuan. Selain itu, dokumentasi berupa foto penerima bersama beras bantuan turut dilakukan sebagai bagian dari proses penyaluran.

“Bulog telah melakukan pemeriksaan kualitas, pengemasan, dan pemrosesan ulang beras sebelum disalurkan. PBP yang menerima beras dengan kualitas tidak sesuai dapat mengajukan penggantian melalui layanan pengaduan Bulog, satgas bantuan pangan di desa, atau aparat desa,” ujar Umar.

Secara keseluruhan, Perum Bulog Cabang Bojonegoro menyalurkan sebanyak 19.200 ton beras bantuan pangan kepada 640.002 PBP. Penerima bantuan tersebut tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, menyatakan dukungannya terhadap program Bulog dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan di tingkat keluarga.

Bupati Yuhronur menambahkan, pemerintah daerah terus memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi beras. Hal itu dilakukan agar bantuan pangan dapat diterima oleh PBP sesuai dengan ketentuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *