Bupati Yuhronur memberikan bantuan tanaman kepada petani muda Lamongan. (Humas/Diskominfo Lamongan).Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kembali menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan petani tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Penegasan tersebut sejalan dengan posisi sektor pertanian yang memiliki peran utama dalam perekonomian Lamongan, dengan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah konkret, mulai dari modernisasi pertanian, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendukung, hingga kebijakan pemberdayaan petani.
Sejumlah program terus digulirkan, seperti mempermudah akses petani terhadap pupuk bersubsidi, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), menyediakan perlindungan berupa asuransi bagi petani, serta meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.
Dalam kegiatan temu wicara peningkatan kapasitas kelembagaan petani yang digelar di Aula Gadjah Mada Lantai 7 pada Senin (17/11/2025), Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut bukan hanya bertujuan untuk mengangkat kesejahteraan petani.
Lebih jauh, program ini juga diarahkan untuk menjaga posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional. “Pada momentum ini mari menyatukan tekad untuk memaksimalkan tugas yang telah diamanatkan. Selain itu, mewujudkan ekosistem pertanian di Kabupaten Lamongan yang bersifat kolaboratif,” ujar Bupati Yuhronur.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Lamongan juga memberikan apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) hingga tingkat desa atas dedikasi dan kinerja mereka dalam memajukan pertanian di wilayah masing-masing.
Berbagai program penguatan sektor pertanian tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing petani Lamongan sekaligus memastikan keberlanjutan produksi pangan daerah sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Tidak ada komentar