Pemkab Lamongan Intensifkan Vaksinasi dan Edukasi Peternak untuk Tekan PMK

Peristiwa29 Dilihat

Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus mengintensifkan upaya penanganan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan menggencarkan vaksinasi pada sapi sehat serta memperkuat edukasi kepada para peternak di wilayah setempat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Shofiyah Nur Hayati, mengatakan bahwa vaksinasi menjadi langkah utama untuk menekan penyebaran PMK, yang dibarengi dengan pembinaan langsung kepada peternak di lapangan.

“Total populasi sapi yang saat ini dipantau sebanyak 404 ekor. Dari jumlah tersebut, 74 ekor terkonfirmasi terjangkit PMK, 155 ekor dalam kondisi sehat, 154 ekor telah dinyatakan sembuh, dan enam ekor dilaporkan mati,” ujar Shofiyah, dikutip dari Antara News, Sabtu, 31 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Kabupaten Lamongan menerima bantuan sebanyak 14.000 dosis vaksin PMK dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, bantuan vaksin dari pemerintah pusat hingga kini masih menunggu proses penyaluran.

Selain pelaksanaan vaksinasi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak. Pengawasan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan rutin di pasar sapi milik pemerintah daerah.

“Hasil pemeriksaan di pasar sapi menunjukkan seluruh ternak yang diperiksa berada dalam kondisi sehat,” jelas Shofiyah.

Tak hanya itu, pihak dinas juga terus mengintensifkan edukasi kepada peternak terkait pengendalian dan penanganan sapi yang sakit, termasuk penerapan kebersihan kandang serta pembatasan pergerakan ternak untuk mencegah penularan.

Untuk memperkuat pengendalian hingga tingkat desa, Shofiyah menambahkan bahwa pihaknya telah menerbitkan dua kali surat edaran kepada para camat. Surat tersebut berisi instruksi kepada kepala desa agar membatasi masuknya orang luar ke area kandang ternak.

“Langkah vaksinasi, edukasi, dan pengawasan kami lakukan secara terpadu agar pengendalian PMK dapat berjalan lebih efektif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *