Kabar Lamongan – Libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi berkah tersendiri bagi dunia pariwisata Kabupaten Lamongan. Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) mencatat total 62.944 wisatawan memadati berbagai destinasi selama periode 17 Maret hingga 1 April 2026.
Dari seluruh kunjungan yang masuk, kawasan pesisir utara atau Pantura mendominasi sebagai tujuan utama para wisatawan. Destinasi-destinasi seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL), Maharani Zoo, Pantai Klayar, dan Tanjung Kodok tak pernah sepi dari hiruk-pikuk pengunjung yang ingin menikmati momen Lebaran bersama keluarga.
Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, menyebut tren ini menjadi sinyal positif bagi pariwisata daerah, khususnya saat momentum liburan panjang tiba.
“Kawasan Pantura masih menjadi primadona wisatawan. Selain menawarkan panorama laut, fasilitas wisata yang terus berkembang juga menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya, Selasa (07/04/2026).
Bukan hanya wisata alam yang kebanjiran pengunjung. Wisata religi pun ikut merasakan lonjakan serupa. Makam Sunan Drajat dan Makam Maulana Ishaq dipadati peziarah dari berbagai penjuru daerah yang datang untuk berdoa sekaligus menjalani wisata spiritual bersama keluarga.
Di sisi lain, wilayah tengah dan selatan Lamongan juga tak mau ketinggalan. Waduk Gondang, Wisata Edukasi Gondang (WEGO), dan Istana Gunung Mas ramai dikunjungi wisatawan yang mencari suasana liburan berbeda dari keramaian pesisir.
Guna menjaga denyut pariwisata pascalebaran, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Festival Kupatan 2026 di Lapangan Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, pada 28 Maret lalu.
Festival ini menampilkan berbagai kegiatan meriah, mulai dari lomba kreasi ketupat, parade perahu hias, hingga bazar UMKM lokal. Tak sekadar hiburan, ajang ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Dengan raihan angka kunjungan yang cukup impresif ini, Lamongan kian memantapkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, terutama kala musim liburan tiba.







