Menteri dan Wamen Desa Kunjungi KDMP Plosowahyu

mariana
24 Des 2025 04:48
Desa 0 67
2 menit membaca

Kabar Lamongan – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto bersama Wakil Menteri Desa, Ahmad Riza Patria meninjau langsung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berada di Desa Plosowahyu, Kabupaten Lamongan, Senin (22/12/2025). Kunjungan tersebut turut didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Menteri dan Wakil Menteri Desa, serta Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak ke Lamongan. Ia menyebut, Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah dengan jumlah Koperasi Desa Merah Putih terbanyak di Jawa Timur.

Menurutnya, pembangunan gerai KDMP di Lamongan hingga kini terus berjalan dan menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, sudah terdapat 103 unit KDMP yang aktif beroperasi dan mampu menghasilkan omzet yang cukup besar.

“Alhamdulillah Pak Menteri, program Pak Presiden berjalan dengan baik di Lamongan, dan semoga ke depan terus mengalami peningkatan,” ujar Bupati Yes.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung serta memfasilitasi desa-desa, sehingga program dari pemerintah pusat dapat berjalan optimal.

Usai melihat langsung kondisi di Desa Plosowahyu, Yandri menilai bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah tersebut sudah berjalan dengan baik, begitu pula dengan koperasi desa. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah berdiskusi dengan Presiden terkait keberadaan BUMDes dan koperasi desa.

“Jawaban Presiden, keduanya harus tetap berjalan,” ungkap Yandri. Ia menambahkan, ke depan akan disiapkan regulasi agar BUMDes dan koperasi desa bisa berkembang bersama, dengan unit usaha yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Lebih lanjut, Yandri menegaskan bahwa perubahan dan kemajuan desa harus berasal dari desa itu sendiri. Oleh karena itu, peran generasi muda desa dinilai sangat penting dalam menggerakkan perubahan demi kesejahteraan masyarakat.

“Generasi muda desa harus bergerak dan membentuk perubahan. Harapannya, baik BUMDes maupun KDMP nantinya bisa menjadi sektor yang mampu meningkatkan ekonomi desa,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *