Kabar Lamongan – Lonjakan harga plastik yang mencapai 100 persen sejak awal tahun membuat para pedagang kecil dan pelaku UMKM di Kabupaten Lamongan kebingungan. Harga kantong plastik yang sebelumnya dijual Rp18 ribu kini melonjak tajam menjadi Rp36 ribu, atau dua kali lipat dalam waktu singkat.
Alih-alih ikut menaikkan harga dagangan, para pedagang justru memilih menahan diri demi tidak kehilangan pembeli setia. Akibatnya, keuntungan yang mereka kantongi makin hari makin tipis.
Sa’adah (40), pedagang gorengan di sekitar Pasar Tingkat Lamongan, mengaku kondisi ini benar-benar menggerus pendapatannya. Setiap hari ia bisa menghabiskan satu hingga dua pak plastik untuk membungkus dagangannya.
“Biasanya satu pak plastik ukuran kecil saya beli Rp18 ribu, sekarang sudah Rp36 ribu. Kalau yang ukuran besar juga naik. Dalam sehari bisa habis satu sampai dua pak,” ungkapnya, dikutip dari tribunnews.com, Sabtu (11/04/2026).
Meski tekanan biaya plastik terus meningkat, Sa’adah tetap bertahan mematok harga gorengannya di angka Rp2.000 per biji. Ia khawatir menaikkan harga justru akan membuat pelanggannya kabur.
“Kalau harga gorengan dinaikkan, takut pembeli protes. Jadi, ya terpaksa untungnya dikurangi,” katanya pasrah.
Nasib serupa dialami Ahmad Wafa, penjual es teh jumbo di kawasan Jalan Basuki Rahmat. Menurutnya, bukan hanya kantong plastik yang harganya melejit gelas plastik ukuran 16 ons yang biasa ia beli seharga Rp32 ribu kini tembus lebih dari Rp64 ribu. Tutup plastik dan sedotan pun ikut-ikutan naik.
“Kalau sehari jualan 100 sampai 150 gelas, tentu pengaruhnya besar,” jelas Ahmad.
Ahmad sebenarnya sempat berpikir untuk mengerek harga es tehnya dari Rp5.000 menjadi Rp6.000. Tapi niat itu akhirnya ia urungkan setelah mempertimbangkan persaingan antar pedagang kaki lima yang cukup sengit di wilayah tersebut.
“Persaingan sesama PKL cukup ketat. Kalau harga naik sendiri, nanti pembeli pindah,” tuturnya.
Saat ini, para pedagang berharap pemerintah daerah turun tangan melalui pengendalian harga atau bantuan bagi UMKM. Selain itu, mereka juga berharap kondisi lonjakan harga plastik ini bisa segera membaik.







