Kabar Lamongan – Liga Anak Megilan 2026 yang telah bergulir sejak 12 April resmi berakhir pada Rabu (08/07/2026). Penutupan kompetisi ini dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Stadion Surajaya Lamongan.
Pada ajang tersebut, Kemendung Football Academy Lamongan (KFA) sukses keluar sebagai juara di kelompok usia 10 tahun (U-10) dan usia 12 tahun (U-12), dengan catatan 9 kemenangan di U-10 dan 8 kemenangan di U-12.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengaku senang melihat semakin banyaknya sekolah sepak bola (SSB) di Lamongan.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola di daerah berjalan dengan baik. Ia juga menilai dukungan dari berbagai pihak menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam memajukan sepak bola di Kabupaten Lamongan.
“Alhamdulillah Liga Anak Megilan hari ini telah melahirkan para juara-juaranya. Semangat dan sukses, mari terus berlatih, songsong prestasi yang lebih baik lagi untuk olahraga khususnya sepak bola di Kabupaten Lamongan,” ujar Pak Yes.
Sementara itu, Ketua PSSI Lamongan, Edy Yunan Achmadi, berharap Liga Anak Megilan dapat menjadi motivasi bagi seluruh SSB di Lamongan untuk terus melakukan pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan.
Dengan begitu, diharapkan akan lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat yang mampu berprestasi hingga level profesional bahkan internasional.
“Hari ini alhamdulillah penyelenggaraan Liga Anak Megilan usia 10 dan usia 12 tahun telah selesai dilaksanakan, dan selama perjalanan beberapa bulan berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada Pemkab Lamongan, Bapak Bupati Lamongan, juga Disbudporapar, segenap sponsorship atau pihak-pihak terkait dan seluruh peserta,” katanya.
Liga Anak Megilan 2026 diikuti oleh tujuh sekolah sepak bola (SSB), yakni KFA, Taruna Bahari, Taka SS, Surya Indah, NDPS, Narayana, dan Akademi Persela.
Pada kelompok usia 10 tahun, KFA berhasil menjadi juara pertama, disusul Narayana di posisi kedua, serta NDPS SS di peringkat ketiga. Sementara pada kelompok usia 12 tahun, KFA kembali meraih gelar juara pertama, Narayana menjadi juara kedua, dan Akademi Persela menempati posisi ketiga.







