Lebaran Ketupat di Lamongan Jadi Berkah, Penjualan Janur di Pasar Sidoharjo Melonjak

Bisnis64 Dilihat

Kabar Lamongan – Momen Lebaran Ketupat di Kabupaten Lamongan kembali jadi ladang rezeki bagi sebagian warga. Pedagang janur dadakan bermunculan di berbagai sudut, memanfaatkan tingginya permintaan masyarakat menjelang perayaan tersebut. Geliat jual beli pun semakin terasa seiring meningkatnya daya beli warga setempat.

Salah satu titik keramaian pedagang janur terlihat di sepanjang kawasan Pasar Sidoharjo, Lamongan. Di sana, janur dijual dengan harga Rp15 ribu sampai Rp20 ribu per ikat. Salah seorang pedagang, Gemi, menyebut penjualan janur biasanya melonjak drastis mendekati Lebaran Ketupat, khususnya pada sore hari.

“Biasanya ramai itu mendekati Lebaran Ketupat. Untuk memenuhi permintaan masyarakat, khusus H-1 ini kami menyiapkan sekitar seratus bongkok atau ikat besar,” ujarnya.

Menariknya, tak sedikit warga yang justru lebih suka membeli janur dalam bentuk lembaran mentah ketimbang memilih ketupat jadi atau selongsong yang sudah siap pakai. Alasannya sederhana, selain lebih hemat di kantong, menganyam ketupat sendiri di rumah punya nilai tersendiri, karena bisa jadi momen kebersamaan bersama keluarga.

Nurhidayah, salah satu pembeli janur di Pasar Sidoharjo, mengungkapkan alasannya memilih janur lembaran. “Lebih pilih beli lembaran karena bisa dianyam sendiri di rumah. Jadi, ada momen kebersamaannya,” katanya.

Hingga kini, Pasar Sidoharjo masih menjadi pusat distribusi utama janur bagi warga Lamongan yang hendak merayakan Lebaran Ketupat. Dalam dua hari ke depan, perputaran ekonomi dari para pedagang musiman ini diprediksi akan terus menanjak seiring antusiasme masyarakat yang tak surut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *