Kabar Lamongan – Laga penutup Championship musim 2025/026 Grup B berakhir dengan catatan kelam bagi Persela Lamongan. Bertandang ke Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (03/95/2026), Laskar Joko Tingkir pulang dengan kepala tertunduk usai digilas Kendal Tornado FC dengan skor telak 5-0.
Bukan kekalahan biasa. Sepanjang 90 menit lebih, Kendal Tornado tampil seperti mesin yang tak bisa dihentikan. Sejak menit awal, Laskar Badai Pantura langsung mengambil alih kendali permainan, sementara Persela tampak kewalahan dan gagal menemukan ritme permainan terbaik mereka.
Gol pertama lahir menjelang akhir babak pertama. Felipe Ryan membuka keran gol pada menit ke-40 setelah memanfaatkan umpan matang Firmansyah. Keunggulan satu gol itu seolah menjadi suntikan adrenalin bagi Kendal Tornado untuk tampil lebih garang di babak kedua.
Memasuki paruh kedua, tekanan tuan rumah justru semakin menjadi-jadi. Giliran Firmansyah yang kini berbalik menjadi pencetak gol pada menit ke-60, kali ini usai menerima assist dari Prasetyo. Persela makin terpuruk dan kehilangan arah.
Saat laga memasuki menit ke-82, Hajar menambah duka Laskar Joko Tingkir dengan gol ketiga setelah mendapat umpan dari Patrick. Skor 3-0 seakan mengunci nasib Persela malam itu.
Tetapi Kendal Tornado belum selesai. Yudo tampil sebagai bintang di penghujung laga dengan mencetak dua gol sekaligus, masing-masing pada menit ke-90 dan menit ke-90+6′. Skor akhir menjadi 5-0. Pesta kemenangan yang sempurna bagi tuan rumah.
Kekalahan telak ini berdampak langsung pada posisi Persela di klasemen akhir Grup B. Mereka harus rela tergeser satu posisi ke peringkat 6 dengan 41 poin, setelah Deltras Sidoarjo berhasil melewati mereka lewat kemenangan 2-1 atas Persiba Balikpapan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo di hari yang sama.
Pelatih Persela, Bima Sakti, tampak tak kuasa menyembunyikan kekecewaan di hadapan para wartawan usai pertandingan. Mantan pemain Timnas Indonesia itu langsung menyampaikan permintaan maaf kepada publik Lamongan.
“Pertama saya ucapkan maaf kepada suporter Persela dan masyarakat Lamongan yang sudah mendukung kami. Kami tidak bisa memberikan hasil maksimal di laga terakhir musim ini,” ujar Bima Sakti.
Ia pun tak lari dari tanggung jawab dan menyatakan siap dievaluasi oleh manajemen klub. “Ini menjadi tanggung jawab saya. Saya sudah sampaikan ke manajemen untuk melakukan evaluasi karena memang kekalahan ini sangat besar,” tegasnya.







