KKN-BBK UNAIR Digelar di Lamongan, Mahasiswa Dorong Pembangunan Berkelanjutan

mariana
8 Jan 2026 04:21
2 menit membaca

Kabar Lamongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Universitas Airlangga (UNAIR) resmi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kabupaten Lamongan. Proses penerimaan mahasiswa peserta KKN dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Lamongan pada Selasa (06/01/2026).

Sebanyak 850 mahasiswa UNAIR akan melaksanakan program KKN-BBK yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Lamongan, yakni Kecamatan Pucuk, Babat, Sugio, dan Kedungpring.

Selama masa pengabdian, para mahasiswa akan berkolaborasi langsung dengan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi wilayah masing-masing.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR, Prof Herry Purnobasuki, secara simbolis menyerahkan mahasiswa KKN-BBK kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lamongan dalam kegiatan Apel Pagi yang digelar di Halaman Kantor Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Airlangga yang kembali memilih Kabupaten Lamongan sebagai lokasi pelaksanaan KKN-BBK.

Ia berharap kehadiran mahasiswa UNAIR mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan desa, peningkatan kapasitas warga, serta mendorong kreativitas penduduk lokal.

“UNAIR selalu memberi kesan dan legacy yang baik. Terima kasih karena terus mempercayai Lamongan sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Kehadiran mahasiswa UNAIR sangat membantu masyarakat kami dan diharapkan mampu mendorong kreativitas masyarakat Lamongan,” ungkap Bupati Yuhronur.

Sementara itu, Prof Herry Purnobasuki menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN-BBK kali ini mengedepankan program unggulan yang berfokus pada implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).

Menurutnya, sektor utama yang menjadi perhatian meliputi pengentasan kemiskinan, sanitasi, penyediaan air bersih, serta berbagai aspek lain yang berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Kami dari LPMB mendapat amanah dari UNAIR untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui KKN-BBK ini, program-program unggulan berbasis SDGs kami implementasikan secara langsung bersama masyarakat. Harapannya, seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata,” jelas Prof Herry.

Selama pelaksanaan KKN-BBK, mahasiswa UNAIR akan menjalankan beragam program kerja yang mengusung tema besar pembangunan berkelanjutan. Implementasi program tersebut akan diselaraskan dengan program kerja pemerintah daerah dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Melalui penerjunan KKN-BBK ini, Universitas Airlangga berharap para mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan yang adaptif, solutif, dan berintegritas, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *