Kerja Sama Lamongan dan Universitas Brawijaya Fokus pada SDM dan Isu Sosial Daerah

Pendidikan109 Dilihat

Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menangani berbagai persoalan sosial di daerah.

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Rektor Universitas Brawijaya, Widodo di Kampus UB Malang, Kamis, 5 Februari 2026.

Momentum ini menjadi tonggak awal kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan Lamongan yang berbasis riset, inovasi, serta pendekatan akademik yang berkelanjutan.

Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, terutama dalam pengelolaan potensi unggulan daerah. Ia menyebut, Kabupaten Lamongan memiliki beragam sektor andalan seperti pertanian, perikanan, hingga peternakan yang perlu dikelola secara optimal.

Menurutnya, pengembangan potensi tersebut membutuhkan penguatan kapasitas, dukungan teknologi, serta pendampingan berbasis akademik.

“Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya diharapkan mampu memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada penguatan ekonomi daerah, kerja sama ini juga diarahkan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Nalikan, menjelaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam kolaborasi ini adalah penanganan kemiskinan. Melalui sinergi dengan pihak kampus, pemerintah daerah berharap dapat mengidentifikasi faktor penyebab sekaligus merumuskan solusi yang tepat guna menekan angka kemiskinan.

“Kerja sama ini ditujukan untuk mengkaji penyebab dan solusi penyelesaian. Di Kabupaten Lamongan terdapat beberapa kecamatan dengan wilayah yang cukup besar, namun masih memiliki angka kemiskinan yang relatif tinggi,” ungkapnya.

Selain persoalan kemiskinan, isu banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Lamongan juga menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut.

Dengan dukungan kajian akademik dan penelitian terapan dari Universitas Brawijaya, diharapkan dapat dirumuskan langkah penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan, termasuk mengkaji dampak sosial serta ekonomi yang ditimbulkannya.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dan Universitas Brawijaya berkomitmen memperkuat sinergi untuk mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berbasis data, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *