Kejurprov X Biliar Jatim 2026, Lamongan Masuk Empat Besar dan Borong Dua Medali Emas

Olahraga87 Dilihat

Kabar Lamongan – Kabupaten Lamongan menutup pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) X Biliar Jawa Timur (Jatim) 2026 dengan hasil yang membanggakan.

Selain sukses menjadi tuan rumah, kontingen Lamongan juga berhasil menembus empat besar klasemen akhir setelah mengoleksi dua medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.

Pencapaian tersebut menjadi prestasi terbaik Lamongan di tengah persaingan ketat atlet biliar dari 31 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang bertanding di Arena 805 Biliar, Lamongan, pada 22–27 Juni 2026.

Ketua POBSI Kabupaten Lamongan, Kartika Asianto Undoyoko atau yang akrab disapa Dodon, mengaku bangga atas perjuangan para atlet yang mampu memberikan penampilan terbaik di hadapan publik sendiri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus yang telah bekerja keras. Berkat kekompakan dan semangat juang yang tinggi, prestasi ini bisa diraih,” ujar Dodon, Minggu (28/06/2026).

Dua medali emas menjadi penyumbang poin terbesar bagi Lamongan. Medali emas pertama diraih pasangan Latifatul Angelita Qolbi dan Wafir Risma Salsabila pada nomor Double Putri Bola 10.

Sementara medali emas kedua dipersembahkan Rahmat Al Vallen Prasetya bersama Zaki Sidqi Hasby yang sukses menjadi juara pada nomor Snooker Six Red Double Putra.

Satu medali perak disumbangkan pasangan Nuby Dwi Setya Mukti dan Ayunda Fitra Ramadhani dari nomor Double Mix Bola 8. Sedangkan dua medali perunggu diraih pasangan Evril Aurelia Rahmawati dan Keyla Geovany Felisya pada nomor Bola 8 Double Putri, serta Zaki Sidqi Hasby pada nomor Snooker Full Red Single.

Dengan total raihan 12 poin, Lamongan menempati peringkat keempat klasemen akhir. Posisi tersebut berada di bawah Kabupaten Pasuruan yang keluar sebagai juara umum, disusul Kabupaten Blitar dan Kabupaten Pamekasan.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Lamongan tidak hanya sukses sebagai penyelenggara Kejurprov, tetapi juga mulai menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah dengan pembinaan olahraga biliar yang terus berkembang di Jawa Timur.

Ketua Panitia Kejurprov X Biliar Jatim 2026, Sonny Ardianza, mengatakan kejuaraan ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat.

“Kejurprov ini menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda berbakat Jawa Timur. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, dan Lamongan sebagai tuan rumah mampu menorehkan prestasi yang membanggakan,” katanya.

Ia berharap Kejurprov tahun ini mampu melahirkan atlet-atlet muda yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *