Kecelakaan Maut di Solokuro Lamongan, Satu Korban Meninggal Dunia

Peristiwa75 Dilihat

Kabar Lamongan – Kecelakaan maut terjadi di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Rabu (18/03/2026) sore. Sebuah bus Trans Jatim jurusan Paciran-Sukodadi terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Vario, dan berujung pada satu korban jiwa.

Kecelakaan Maut di Solokuro tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Kejadian bermula saat pengendara motor, AS (41), warga setempat, tengah menyeberang jalan dari arah timur ke barat.

Di saat bersamaan, bus Trans Jatim yang dikemudikan YA (31), warga Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, melaju dari arah utara ke selatan, tepatnya dari Paciran menuju Karanggeneng. Jarak yang terlalu dekat membuat keduanya tak sempat menghindar. Tabrakan pun tak akhirnya terjadi.

“Sepeda motor melaju dari arah timur ke barat, kemudian saat di lokasi kejadian, dari arah utara ke selatan melaju bus Trans Jatim. Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar, terjadilah tabrakan,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.

AS mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan tersebut. Dua penumpang yang ikut bersamanya juga menjadi korban. Keduanya adalah RS (28) yang menderita luka lebam di wajah, dan seorang anak kecil berinisial RA (4) yang turut mengalami luka-luka.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapat pertolongan medis. Namun, nasib nahas menimpa AS, karena nyawanya tidak tertolong. Korban AS dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan di rumah sakit.

Sementara itu, Petugas Satlantas Polres Lamongan bersama Polsek Solokuro segera menuju lokasi begitu laporan diterima. Selain menolong para korban, petugas juga melakukan olah TKP guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

“Petugas mendatangi TKP, menolong korban, serta melakukan olah TKP untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambah Ipda Hamzaid.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sembari proses penyelidikan berjalan, polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat hendak menyeberang jalan.

“Silakan berhenti sejenak jika akan menyeberang jalan, usahakan untuk tengok kanan kiri sebelum menyeberang dan pastikan arus lalu lintas aman saat menyeberang,” pesan Ipda Hamzaid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *