Kabar Lamongan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya jurusan Paciran–Sukodadi, tepatnya di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, pada Minggu (22/02/2026) sore. Sebuah mobil sedan Timor bernopol N 1012 FH dilaporkan mengalami selip hingga akhirnya menabrak pohon di tepi jalan.
Mobil dikemudikan oleh M Munif, 36 tahun, warga Desa Tiremenggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Saat kejadian, ia membawa tiga penumpang, yakni Qolbi Mahvi Putra, 23 tahun, warga Desa Cakru, Kabupaten Jember; Ahmadu Kumara Seta, 32 tahun, warga Desa Tiremenggal, Kabupaten Gresik; serta Leo Wira Hardiono, 31 tahun, warga Desa Madumulyorejo, Kabupaten Gresik.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. “Memang benar, adanya kejadian laka lantas di wilayah Solokuro,” ujarnya.
Ia menjelaskan, semula kendaraan sedan Timor tersebut melaju dari arah utara dengan satu pengemudi dan tiga penumpang. Namun, setibanya di lokasi kejadian, yakni di Desa Takerharjo, kecelakaan tidak terhindarkan. Mobil diduga mengalami selip dan oleng ke arah kanan hingga akhirnya menghantam pohon yang berada di tepi jalan.
Benturan keras membuat kondisi kendaraan rusak parah, terutama di bagian samping kiri dan belakang. Seluruh penumpang di dalam mobil mengalami luka-luka. Dari empat orang tersebut, dua penumpang yang duduk di kursi belakang dinyatakan meninggal dunia.
“Untuk sopir mengalami luka ringan, sedangkan penumpang di samping sopir kini menjalani perawatan. Dua penumpang di belakang telah meninggal dunia,” ungkap Ipda M Hamzaid.
Dua korban meninggal dunia adalah Leo Wira Hardiono, 31 tahun, yang mengalami luka di bagian kepala, serta Ahmadu Kumara Seta, 32 tahun, yang juga mengalami luka pada kepala.
Sementara itu, pengemudi hanya mengalami luka ringan. Adapun penumpang yang duduk di samping sopir, Qolbi Mahvi Putra, 23 tahun, mengalami cedera kepala ringan dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kendaraan dari lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut. Mobil yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut telah dievakuasi oleh anggota di lapangan.







