Kabar Lamongan – Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan disambut hangat oleh warga setempat. Terbukti, dua KDMP yang baru saja diresmikan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/06/2026) langsung dibanjiri pembeli sejak hari pertama beroperasi.
Di KDMP Desa Sendangrejo, Kecamatan Lamongan, salah seorang karyawannya bernama Siska menyebut koperasi tak pernah sepi sejak resmi dibuka. Bahkan, pada hari ketiga operasional, yakni Senin (18/05/2026), pemasukan harian berhasil menembus angka Rp4 juta.
“Yang paling ramai itu Senin kemarin, atau hari ke tiga operasional, dimana pemasukan bisa tembus Rp4 juta,” ungkap Siska, Selasa (19/05/2026).
Menurut Siska, ada dua alasan utama kenapa warga lebih memilih belanja di sini ketimbang toko ritel modern, yakni karena harganya lebih murah dan lokasinya lebih dekat dari rumah. Adapun barang yang paling banyak diburu warga adalah LPG 3 kilogram, minyak goreng, dan beras.
Hal yang sama juga terjadi di KDMP Desa Kebet, Kecamatan Lamongan. Laporan penjualan di sana disebut cukup memuaskan, dengan capaian omset harian yang juga menyentuh angka Rp4 juta.
“Kemarin itu sudah mendapatkan penghasilan satu harinya Rp4 juta, ini sebagai bukti keseriusan dari koperasi tersebut. Dari masyarakat untuk belanja di koperasi Kebet ini sangat luar biasa,” tuturnya.
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Digdo, menilai tingginya kunjungan warga ke dua koperasi tersebut sebagai bukti nyata bahwa program KDMP benar-benar diterima masyarakat. Ia menegaskan, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mulai memberikan dampak ekonomi langsung bagi desa.
“Ini sudah menjadi wujud nyata bahwa masyarakat sangat antusias terhadap kehadiran koperasi merah putih. Dari hari pertama sampai hari keempat, masyarakat yang berkunjung sangat luar biasa,” kata Deni.







