Kabar Lamongan – Sebanyak 90 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lamongan kini resmi membuka operasionalnya. Peresmian dilakukan secara serentak bersama 1.061 KDKMP dari seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto, yang hadir langsung dari Kabupaten Nganjuk.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyebut pihaknya optimistis program penguatan ekonomi desa lewat KDKMP bakal berjalan maksimal di wilayahnya. Ia mengungkapkan hal itu usai mengikuti prosesi peresmian secara daring dari KDKMP Kelurahan Sukorejo, Lamongan, Sabtu (16/05/2026).
“Ini menjadi percontohan dan sudah ada 214 gerai yang siap dioperasionalkan mulai tahun ini, sementara 102 gerai masih dalam proses pembangunan. Kami optimistis seluruh program di Lamongan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, total KDKMP di daerah itu tercatat sebanyak 474 unit dengan target pembangunan 329 gerai.
Dari angka tersebut, 214 gerai sudah rampung 100 persen, 102 gerai masih dalam pengerjaan, dan 158 gerai lainnya belum mulai dibangun. Selain itu, masih ada 12 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai KDKMP.
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, mengatakan Lamongan saat ini menjadi daerah dengan jumlah gerai KDKMP siap operasi terbanyak di Jawa Timur.
“Target Kabupaten Lamongan hingga akhir Juli sebanyak 329 gerai dapat terbangun. Saat ini Lamongan menjadi wilayah dengan capaian pembangunan tertinggi, yakni 214 titik selesai 100 persen dan 90 titik sudah mulai operasional,” katanya.
Deni menambahkan, pemerintah menargetkan peluncuran 30 ribu koperasi secara nasional pada Agustus mendatang, sehingga proses pembangunan gerai di Lamongan terus dikejar.
Untuk ketenagakerjaan, setiap KDKMP saat ini baru memiliki enam karyawan dari total kebutuhan 18 orang. Empat di antaranya berasal dari PT Agrinas Pangan Nusantara, sedangkan dua lainnya merupakan usulan pemerintah desa setempat.
Kodim 0812/Lamongan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kata Deni, siap mengawal jalannya operasional KDKMP agar distribusi pangan makin kuat dan ekonomi warga desa ikut terangkat.
“Keberadaan KDKMP diharapkan dapat memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperpendek rantai distribusi pangan, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, sebanyak 20 KDKMP di Kabupaten Lamongan juga disiapkan sebagai mockup atau unit percontohan bagi pengembangan koperasi desa di kabupaten tersebut.







