KAUJE Korda Lamongan Bagikan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kepudibener

Desa74 Dilihat

Kabar Lamongan – Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Koordinator Daerah (Korda) Lamongan turun langsung ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, Sabtu (07/03/2026). Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada warga Desa Kepudibener, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Bantuan diserahkan langsung di tengah lokasi yang masih tergenang air. Ketua KAUJE Korda Lamongan, Munif Syarif, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut didampingi Wakil Ketua Ah Farikh, beserta jajaran pengurus KAUJE Korda Lamongan periode 2025–2030.

Kedatangan rombongan alumni disambut hangat oleh Kepala Desa Kepudibener bersama perangkat desa dan warga setempat. Bahkan sejumlah anak-anak tampak antusias menyambut para relawan meski harus berdiri di tengah genangan air.

Munif Syarif menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian para alumni terhadap masyarakat yang sedang ditimpa musibah.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud pengabdian kami kepada masyarakat Lamongan, khususnya warga Desa Kepudibener yang terdampak banjir,” ujar Munif.

Ia juga berharap bantuan sembako tersebut bisa meringankan kebutuhan pokok warga, terlebih saat ini seluruh umat Muslim sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Sementara itu, Wakil Ketua KAUJE Korda Lamongan, Ah Farikh, menjelaskan bahwa kegiatan sosial semacam ini sudah masuk dalam program kerja kepengurusan periode 2025–2030. Tujuannya untuk memperkuat peran alumni dalam kegiatan kemanusiaan di daerah, bukan hanya eksis di lingkup kampus atau organisasi semata.

Karena kondisi banjir yang cukup tinggi, distribusi paket sembako dilakukan menggunakan perahu untuk menjangkau empat dusun yang terdampak, yakni Dusun Beneran, Dusun Mlawe, Dusun Pudikulon, dan Dusun Pudiwetan. Bantuan kemudian diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Kepudibener.

Kepala Desa menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepedulian para alumni Universitas Jember. Menurutnya, perhatian nyata dari para alumni ini sangat berarti bagi warga desa yang tengah berjuang menghadapi kondisi bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *