Kabar Lamongan – Sebuah jembatan ambrol di Kecamatan Solokuro. Jembatan itu menjadi akses vital warga di kecamatan tersebut. Ambrolnya jembatan ini membuat aparat Polres Lamongan bersama warga dan sejumlah instansi terkait bergerak cepat melakukan perbaikan darurat secara gotong royong, Rabu (22/04/2026).
Jembatan yang ambrol itu merupakan bagian dari jalur poros kabupaten yang menghubungkan Desa Solokuro dengan Desa Bulubrangsi di Kecamatan Laren. Jembatan tersebut merupakan akses yang selama ini jadi urat nadi transportasi warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dari wilayah Solokuro, Bulubrangsi, hingga Banyubang.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi bukan sekadar urusan keamanan. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata kepedulian polisi terhadap kebutuhan masyarakat sehari-hari.
“Kami bersama instansi terkait berupaya semaksimal mungkin agar akses ini segera dapat digunakan kembali oleh warga,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun kondisi darurat lainnya melalui layanan Polri di nomor 110.
Sementara itu, Kepala Desa Solokuro, Lukman Hakim, menyambut baik sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, kepolisian, dan instansi terkait dalam menangani ambrolnya jembatan ini. Ia berharap perbaikan jembatan bisa segera tuntas agar roda perekonomian warga kembali berputar normal.
Dengan penanganan yang bergerak cepat ini, jalur pengangkutan hasil pertanian diharapkan tidak lama lagi bisa kembali berfungsi penuh dan aktivitas ekonomi masyarakat desa pun dapat terus berjalan seperti sediakala.







