Kabar Lamongan – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Pengurus Daerah (PD) Lamongan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun jejaring pengusaha muda muslimah yang inovatif dan berlandaskan nilai religius.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui ajang Pemilihan Duta Muslimah Preneur (DMP) 2026 yang digelar di Resto Pinky, Lamongan, pada Senin, 9 Februari 2026.
Ketua PD IPEMI Lamongan, Iis Sumiarsih, menjelaskan bahwa pemilihan DMP menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Meski organisasi yang dipimpinnya baru berusia dua tahun, Iis menegaskan bahwa IPEMI Lamongan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberi dampak nyata bagi pengembangan wirausaha muslimah di daerah.
Menurutnya, ajang Duta Muslimah Preneur tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar memiliki jiwa entrepreneur yang kuat, wawasan luas, serta berakhlakul karimah.
“Kami ingin melahirkan pengusaha muslimah dari Kabupaten Lamongan yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga membanggakan dari sisi karakter dan nilai keislamannya,” ujarnya.
Pemilihan DMP 2026 diikuti sekitar 10 peserta yang merupakan delegasi dari Pengurus Cabang (PC) IPEMI di berbagai kecamatan se-Kabupaten Lamongan. Para peserta sebelumnya telah melewati sejumlah tahapan seleksi dengan persyaratan yang cukup ketat.
Mereka harus merupakan muslimah berhijab berusia 17 hingga 30 tahun, memiliki kemampuan berbahasa Inggris, serta mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
Tak hanya itu, peserta juga diwajibkan telah memiliki usaha yang berjalan minimal enam bulan atau setidaknya mempunyai rencana bisnis yang matang. Pemahaman terhadap prinsip-prinsip ekonomi syariah pun menjadi syarat penting, mengingat konsep tersebut menjadi landasan utama dalam pengelolaan usaha yang dikembangkan.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari PT ELAF Indonesia. Owner PT ELAF Indonesia, Rizky Amelia, yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara PD IPEMI Lamongan, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut.
Ia menilai pembinaan muslimah muda melalui ajang seperti DMP merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem wirausaha berbasis syariah.
“Kami mendukung penuh upaya IPEMI Lamongan dalam mendorong muslimah muda agar berani terjun ke dunia usaha. Harapannya, dukungan dari ELAF Indonesia dapat memacu semangat para peserta untuk terus berkembang dan naik kelas sesuai koridor ekonomi syariah,” kata Rizky.
Antusiasme juga datang dari para peserta. Salah satunya, Rani Nur Safitri, mengaku termotivasi mengikuti pemilihan DMP 2026 karena ingin meningkatkan rasa percaya diri sekaligus memperluas jejaring bisnis.
“Saya ingin lebih percaya diri dalam menjalankan usaha dan lebih aktif bersosialisasi,” tutur dilansir dari RRI.
Nantinya, pemenang Duta Muslimah Preneur tingkat kabupaten akan mewakili Lamongan pada seleksi tingkat wilayah Jawa Timur. Delegasi terbaik kemudian akan melaju ke tingkat pusat dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026, bertepatan dengan agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPEMI.







