Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan membuka peluang penguatan kerja sama sekaligus investasi dengan India.
Hal itu dibahas langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara saat menyambut kunjungan kerja Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur, Manoj Bhat, di Guest House Pendopo Lokatantra, Kamis (21/05/2026).
Bupati Yuhronur menyebut, kehadiran investor asal India di Lamongan bukan hal baru. Saat ini sudah ada empat hingga lima perusahaan India yang beroperasi dan berkembang di wilayahnya, bahkan sebagian di antaranya disebut berniat memperluas investasinya.
“Selama ini sudah ada 4 sampai 5 perusahaan yang dari India yang sudah berkembang baik di Lamongan. Ke depan mereka punya keinginan untuk investasi kembali di Kabupaten Lamongan. Itu menandakan bahwa pelayanan investasi di Lamongan terus mengupayakan sebaik-baiknya, sehingga bisa tumbuh bersama,” ujar Yuhronur.
Di sisi lain, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara turut memaparkan sejumlah potensi daerah yang dinilai bisa mendukung keberlangsungan investasi di Lamongan. Ia mencatat, realisasi investasi Kabupaten Lamongan sepanjang 2025 mencapai sekitar USD 143,84 juta atau setara Rp2,55 triliun.
Meski India belum masuk jajaran lima besar negara penyumbang Foreign Direct Investment (FDI) di Lamongan, Dirham menilai ruang kerja sama antara kedua pihak masih sangat terbuka lebar.
“India memiliki posisi penting sebagai mitra dagang dan mitra ekonomi Indonesia. Kami berharap ke depan hubungan kerja sama ini dapat semakin kuat dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Dari pihak India, Manoj Bhat, menyatakan harapannya agar pertemuan ini menjadi titik awal dari hubungan yang lebih erat antara Lamongan dan India. Ia juga membuka peluang tidak hanya di bidang investasi, tetapi juga program beasiswa bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke India.
“India dan Indonesia saat ini memiliki banyak program kerja sama. Saya berharap Lamongan juga bisa ikut berpartisipasi, termasuk dalam peluang investasi maupun program beasiswa bagi pelajar Indonesia ke India,” kata Manoj.







