Kabar Lamongan – Harga daging ayam di Kabupaten Lamongan belum juga kembali normal meski momen Lebaran sudah berlalu. Dilansir dari detikJatim, harga daging ayam di Pasar Sidoharjo Lamongan, masih menunjukkan angka yang tetap bertahan jauh di atas rata-rata harian.
Meskipun harga sudah sedikit melandai dibanding puncaknya pada H-1 Lebaran, tetapi turunnya harga ini belum seberapa. Khusnul Khotimah, salah satu pedagang ayam di sana, menyebut harga ayam potong saat ini masih di angka Rp45 ribu per kilogram. Padahal, di hari-hari biasa harga normalnya hanya Rp35 ribu sampai Rp36 ribu per kilogram.
“Masih mahal, belum turun ke harga normal. Biasanya Rp35 ribu sampai Rp36 ribu, sekarang masih Rp45 ribu,” ungkap Khusnul Khotimah.
Untuk ayam petelur atau yang biasa disebut ayam merah, kondisinya tidak jauh beda. Bahkan, harganya masih bertengger di kisaran Rp55 ribu per kilogram. Para pedagang menduga salah satu penyebabnya adalah cuaca buruk yang belakangan ini mengganggu jalur distribusi dan pasokan ayam ke pasar.
Di sisi pembeli, keluhan tak kalah ramai terdengar. Halimah, ibu rumah tangga yang menjadi salah satu pembeli di pasar, mengaku terpaksa mengurangi jumlah belanjaannya karena harga kebutuhan pokok yang melonjak cukup drastis.
“Harga sekarang terasa berat, hampir naik dua kali lipat dari sebelum Lebaran,” katanya, dikutip dari DetikJatim, Sabtu (28/03/2026).
Masyarakat pun menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah agar segera turun tangan untuk menstabilkan harga. Pasalnya, beban ekonomi warga pasca Lebaran dinilai sudah cukup berat, dan kenaikan harga bahan pokok seperti ini hanya menambah tekanan yang ada.







