Gerakan Tanam Kebangkitan Nasional Digelar di Desa Siser, Perkuat Ketahanan Pangan Lamongan

Desa83 Dilihat

Kabar Lamongan – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Lamongan. Salah satunya melalui Gerakan Tanam Kebangkitan Nasional yang digelar serentak di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian Desa Siser, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Rabu (30/09/2026). Gerakan tanam bersama ini melibatkan TNI AD, pemerintah daerah, penyuluh pertanian serta para petani.

Kegiatan Gerakan Tanam Kebangkitan Nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan hingga tingkat desa.

Mewakili Danramil 0812/19 Laren, Pelda Suhadi Prayitno, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam gerakan tanam merupakan bentuk komitmen untuk terus mendampingi para petani.

Menurutnya, pendampingan tidak hanya dilakukan saat proses penanaman, tetapi berlanjut hingga tahap perawatan serta pemantauan berbagai kebutuhan pertanian.

“Sinergi lintas sektor seperti ini harus terus dipelihara demi kelangsungan kedaulatan pangan di wilayah Laren dan Lamongan pada umumnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Babinsa akan terus berada di tengah-tengah petani untuk membantu mengawal proses budidaya pertanian. Pendampingan tersebut di antaranya dilakukan melalui pemantauan distribusi pupuk serta ketersediaan air irigasi. Langkah itu diharapkan dapat mendukung pencapaian swasembada pangan secara merata di wilayah.

Gerakan tanam tersebut dikoordinasikan oleh Hanif Nabawi, Koordinator Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Laren. Para penyuluh pertanian juga memberikan pendampingan teknis kepada petani agar proses penanaman dapat dilakukan sesuai dengan standar budidaya pertanian.

Sementara itu, Kamtiker Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan, Zuanita Dwi K, turut hadir memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan serta dukungan teknis kepada para petani, khususnya dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

Melalui kolaborasi tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan petani diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tanam serentak. Pendampingan secara berkelanjutan dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga lahan pertanian tetap produktif, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Dengan adanya pendampingan dari berbagai unsur tersebut, program ketahanan pangan diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan hingga tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *