FESyar Jawa Timur 2026, Lamongan Raih Penghargaan Zona KHAS dan Pariwisata Ramah Muslim

Kuliner, Wisata91 Dilihat

Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan meraih dua penghargaan dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Dua penghargaan yang diraih tersebut yakni kategori Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) serta Pariwisata Ramah Muslim.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemacu bagi Pemkab Lamongan untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Penguatan itu dilakukan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri halal, kuliner, perdagangan, hingga sektor pariwisata.

“Semoga ini dapat menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Lamongan. Kuliner halal dan pariwisata ramah muslim ke depan tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya, Senin (28/09/2026).

Menurut Yuhronur, pengembangan ekonomi syariah memiliki potensi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut seiring dengan terus berkembangnya berbagai sektor usaha dan pariwisata yang ada di Lamongan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan bahwa Zona KHAS tidak hanya berfokus pada aspek kehalalan makanan. Aspek kebersihan dan kesehatan dalam penyediaan kuliner juga menjadi perhatian.

“Dengan adanya Zona KHAS ini harapan kita bukan hanya halal, tetapi higienis. Pariwisata ramah muslim artinya tetap menyambut siapa pun, tetapi wisatawan muslim merasa tenang karena tersedia makanan halal dan fasilitas pendukung,” ujar Emil Dardak.

Dua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada acara penutupan FESyar Jawa Timur 2026 di Surabaya, Minggu (27/09/2026).

FESyar sendiri merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional melalui pengembangan industri halal, UMKM, pariwisata ramah muslim, serta berbagai sektor terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *