Kabar Lamongan – Dua wakil tuan rumah, Kemendung FA U-10 dan Akademi Persela U-12, sama-sama harus puas finis sebagai runner- up dalam Festival Sepak Bola Piala Presiden U-10 dan U-12 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur. Turnamen tersebut berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pada partai final kategori U-10, Kemendung FA harus mengakui keunggulan Satria Muda Sidoarjo setelah kalah tipis 0-1. Sementara itu, Akademi Persela U-12 juga belum berhasil meraih gelar juara usai takluk dengan skor 1-2 dari Bima Putra Kabupaten Blitar di laga puncak.
Meski belum mampu membawa pulang trofi juara, capaian dua tim asal Lamongan tersebut tetap menjadi bukti besarnya potensi pembinaan sepak bola usia dini di Kota Soto. Festival Sepak Bola Piala Presiden 2026 sendiri tidak hanya berfokus pada hasil akhir pertandingan.
Ajang yang diikuti tim-tim dari berbagai daerah di Jawa Timur itu juga mengedepankan aspek edukasi, menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap sepak bola, sekaligus mengajarkan nilai-nilai sportivitas serta sikap saling menghargai sejak usia dini.
Penutupan turnamen dihadiri Sekretaris Daerah Lamongan, Mohammad Nalikan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai tujuan utama.
“Menang atau kalah itu hal yang biasa, karena ini pertandingan. Yang terpenting adalah semangat belajar, sportivitas, dan terus berlatih untuk menjadi lebih baik,” kata Nalikan.
Nalikan berharap festival sepak bola usia dini seperti ini dapat menjadi pemicu lahirnya talenta-talenta baru yang mampu mengangkat prestasi sepak bola Indonesia pada masa mendatang.
“Kegiatan ini menjadi pemicu dan pemacu perkembangan sepak bola Tanah Air. Semoga dari ajang seperti ini, lahir pemain-pemain hebat, yang nantinya bisa membela daerah dan Indonesia,” ujarnya.







