Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar dua kegiatan sekaligus pada Minggu (15/03/2026), yakni Festival Boran Agung dan pengajian Ngaji Bareng bersama pendakwah muda, Muhammad Iqdam Kholid atau yang akrab disapa Gus Iqdam.
Festival Boran Agung dijadwalkan mulai pukul 16.30 WIB, bertempat di sepanjang jalan depan Masjid Agung Lamongan (MAL). Di sini, masyarakat bisa menikmati 1.447 porsi Sego Boran secara gratis sebagai bagian dari tradisi berbuka puasa bersama di bulan Ramadan.
Kegiatan ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ada makna lebih dalam di baliknya, yakni sebagai bentuk syukur atas ditetapkannya Sego Boran sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, sekaligus langkah nyata untuk terus memperkenalkan dan melestarikan kuliner tradisional khas Lamongan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar), Siti Rubikah, menyebut momen ini penting sebagai ajang kebersamaan warga sekaligus promosi budaya kuliner daerah.
“Sebagai bentuk rasa syukur atas pengakuan Sego Boran sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Boran Agung dengan menyediakan 1.447 porsi Sego Boran gratis bagi masyarakat,” ujar Rubikah.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini juga menjadi cara pemerintah daerah memperkuat identitas budaya Lamongan di mata masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama melestarikan kuliner tradisional Lamongan sekaligus menikmati kebersamaan dalam suasana bulan Ramadan,” tambahnya.
Rangkaian acara berlanjut malam harinya. Mulai pukul 20.00 WIB, halaman Masjid Agung Lamongan akan jadi tempat kegiatan Ngaji Bareng bersama Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam.
Lewat dua agenda tersebut, Pemkab Lamongan berharap Ramadan tahun ini tak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya dan kuliner lokal yang dimiliki Lamongan.







