Detak Pustaka Beri Apresiasi kepada Penulis Terpilih melalui Program Author of the Month

mariana
2 Jan 2026 09:33
3 menit membaca

Kabar Lamongan – Detak Pustaka kembali menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi para penulis Tanah Air melalui program Author of the Month. Program ini menjadi ruang penghargaan bagi penulis-penulis terpilih yang karyanya dinilai memberikan kontribusi dalam dunia literasi setiap bulannya.

Dalam unggahan resmi di akun Instagramnya, Detak Pustaka menampilkan tiga sosok penulis dengan latar belakang dan tema tulisan yang beragam, namun memiliki benang merah yang sama, yakni mereka mampu menghadirkan refleksi, pengalaman, dan sudut pandang mendalam tentang kehidupan.

Cippi SS—Lansia Kepo: Participant Observer

Nama Cippi SS menjadi salah satu penulis yang terpilih dalam program Author of the Month periode Desember 2025. Ia dikenal melalui karyanya berjudul Lansia Kepo: Participant Observer. Buku ini mengangkat sudut pandang unik seorang lansia yang mengajak para pembaca bernostalgia dengan masa muda.

Melalui karya tersebut, Cippi SS ingin menunjukkan bahwa lansia tetap bisa menikmati hari tuanya dengan berbagai kegiatan, seperti menemukan teman berkebun, mengenali kondisi tubuh, hingga menjalani kehidupan dengan tenang.

Lewat buku ini, penulis ingin mengajak pembaca untuk menikmati masa lansia tanpa obsesi yang menggebu, tetapi tetap nyaman dan menyenangkan.

Herman Doa—Siluet Cahaya di Porta Sancta

Penulis berikutnya adalah Herman Doa, yang hadir dengan buku berjudul Siluet Cahaya di Porta Sancta. Karya ini menampilkan nuansa reflektif dan spiritual, tergambar dari visual sampul buku yang kuat serta judul yang sarat makna simbolik.

Melalui bukunya, Herman Doa menghadirkan kisah persahabatan, doa, dan pengharapan di tengah ziarah Yubelium. Ia ingin mengajak pembaca menelusuri arti persahabatan dan pengharapan. Karya ini menjadi salah satu representasi buku nonfiksi reflektif yang Detak Pustaka terbitkan dan mendapat perhatian khusus dalam program apresiasi bulan ini.

Zita Ronika—Perang Tak Terlihat

Sosok ketiga yang terpilih adalah Zita Ronika, penulis buku Perang Tak Terlihat. Judul tersebut langsung memberi kesan kuat tentang konflik yang tidak selalu hadir dalam bentuk fisik, melainkan tersembunyi, senyap, dan sering kali luput dari perhatian.

Melalui karyanya, Zita Ronika mengangkat tema yang relevan dengan realitas sosial dan psikologis, memperlihatkan bahwa “perang” dapat hadir dalam berbagai bentuk—baik di ruang personal maupun sosial.

Dalam buku ini, penulis ingin menunjukkan bahwa perang bukan sekadar strategi negara besar, tetapi tentang narasi yang bisa menghancurkan lebih cepat dari peluru, hingga algoritma media sosial bisa menaklukkan lebih efektif dari tank.

Program Author of the Month menjadi salah satu upaya Detak Pustaka untuk terus mendekatkan pembaca dengan penulis dan karya-karya pilihan.

Dalam keterangannya, Detak Pustaka mengajak masyarakat untuk menantikan penulis favorit berikutnya di bulan selanjutnya, sekaligus mendorong pembaca untuk mengeksplorasi koleksi buku spesial yang tersedia di marketplace resmi Detak Pustaka.

Melalui apresiasi ini, Detak Pustaka tidak hanya mengangkat nama penulis, tetapi juga menegaskan peran nyata mereka sebagai penerbit yang konsisten mendukung karya nonfiksi bermutu, relevan, dan berdampak bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *