Buku Untukmu Ayah: Kisah Perjuangan Anak yang Tumbuh dari Badai Keluarga

Pendidikan114 Dilihat

Kabar Lamongan – Seorang ayah sering kali tidak bisa mengungkapkan rasa cintanya lewat ucapan, tetapi lewat tindakan yang tak anaknya sadari. Hal itulah Erlan Sumanjaya angkat dalam buku Untukmu, Ayah. Buku ini mengangkat kisah personal tentang kerja keras, doa, dan pengorbanan yang jarang terucap.

Kisah dalam buku ini bermula dari guncangan keluarga yang terjadi justru ketika penulis sedang bersiap memasuki jenjang SMA. Alih-alih sibuk dengan urusan sekolah baru dan mimpi khas remaja, penulis harus menghadapi kenyataan pahit berupa kehilangan.

Bentuk keluarga yang berubah, rumah yang tak lagi terasa sama, serta berbagai hal yang harus penulis pendam sendiri menjadi awal mula perjalanan hidup dalam buku ini.

Di tengah situasi yang nyaris hancur, sang ayah justru menjadi sosok yang bertahan. Dengan kondisi fisik yang lelah dan tangan yang terbiasa bekerja dengan tanah serta batu bata. Ayah terus berjuang demi memastikan anaknya bisa terus mengenyam pendidikan.

Semua bermula dari seragam bekas seharga dua puluh ribu rupiah, utang yang menimbulkan rasa malu, hingga doa terus-menerus. Dari situlah muncul tekad kuat untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang bagi masa depan.

Selain membahas soal kemiskinan serta luka dalam keluarga, buku ini membahas tentang bagaimana pendidikan perlahan membuka jalan yang sebelumnya tertutup.

Ada pelajaran bahwa keberhasilan bukan semata pencapaian untuk diri sendiri, melainkan cara untuk menunjukkan kepada sang ayah bahwa segala kerja kerasnya tidak berakhir sia-sia.

Perjalanan panjang itulah yang akan penulis sampaikan dalam buku ini. Dari rumah yang sempat hilang hingga mimpi yang akhirnya terwujud. Bagi penulis, sosok ayah tidak banyak bicara, namun seluruh hidupnya menjadi bukti nyata dari sebuah cinta.

Buku Untukmu, Ayah bisa kamu dapatkan di official store Detak Pustaka seharga Rp48.000. Kamu bisa membeli buku ini melalui laman resmi detakpustakatoko.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *