Kabar Lamongan – Dunia bisnis terus berubah, tetapi tidak semua orang siap mengikutinya. Inilah yang membuat Ahmad Nafis Ayyasy menulis buku Seni Berbisnis. Buku ini lahir sebagai upaya untuk menyajikan panduan yang aplikatif bagi para pelaku usaha. Utamanya, bagi mereka yang ingin bertahan dan berkembang di era digital seperti sekarang.
Buku ini tidak sekadar menawarkan teori. Penulisnya menggabungkan pengalaman pribadi dengan pengetahuan akademis. Kemudian, ia menuangkannya dalam eksplorasi strategi bisnis inovatif yang relevan dengan kondisi zaman.
Mulai dari pemanfaatan teknologi terkini, penerapan strategi pemasaran digital yang efektif, hingga pengelolaan sumber daya manusia secara efisien, semuanya ia bahas dalam satu buku.
Agar pembaca tidak hanya memahami konsep, setiap bab memaparkan studi kasus nyata dan contoh-contoh konkret dari dunia bisnis. Cara penyajian seperti ini membantu pembaca melihat bagaimana sebuah strategi bekerja dalam praktik, bukan hanya di atas kertas.
Buku ini juga menyinggung sisi lain dari dunia usaha yang sering terabaikan, yakni tantangan. Penulis membahas berbagai hambatan yang umum pengusaha alami, sekaligus menawarkan solusi kreatif untuk menghadapinya.
Di samping itu, pentingnya sikap adaptif dan fleksibel dalam menghadapi perubahan turut menjadi sorotan, termasuk bagaimana memanfaatkan peluang yang muncul seiring berkembangnya teknologi digital.
Dengan gaya bahasa yang jelas dan mudah dipahami, buku ini menjadi bacaan yang berguna. Baik bagi pemula yang baru memulai usaha, maupun bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis dan ingin terus mengembangkan diri.
Kini, buku Seni Berbisnis telah tersedia di Detak Pustaka Toko. Kamu bisa mengaksesnya lewat laman resmi detakpustakatoko.com dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp64.000 saja.







