Kabar Lamongan – Radio Belum Mati adalah judul buku karya Denny J. Sompie yang hadir untuk memacu pengelola radio untuk lebih dinamis dan kreatif. Di tengah gempuran teknologi digital yang terus menggerus berbagai industri media, radio sering menjadi media yang perlahan kehilangan relevansinya.
Oleh karena itu, Denny, seorang praktisi berpengalaman di industri ini hadir dengan sudut pandang yang berbeda lewat buku tersebut. Buku Radio Belum Mati adalah bacaan sesuai untuk para pengelola siaran radio yang tengah berjibaku menghadapi perubahan lanskap industri.
Tantangan yang pengelola radio hadapi masa kini memang tidak ringan. Kemajuan teknologi dan pergeseran pasar dari radio konvensional ke platform digital menjadi tekanan tersendiri. Hal ini membuat tren penurunan jumlah audiens kian nyata, sehingga menuntut pengelola radio untuk bekerja lebih dinamis dan kreatif dari sebelumnya.
Denny J. Sompie menawarkan cara-cara konkret agar pengelola radio tidak gagap dalam menghadapi perubahan yang berlangsung cepat. Secara lebih spesifik, buku ini membahas berbagai tips dalam mengelola konten, baik on air, off air, maupun on line.
Dengan latar belakang pengalamannya yang panjang di industri ini, Denny berbagi ide dan gagasan untuk membantu para pelaku radio kembali menemukan cara menghasilkan pendapatan. Ia juga ingin memastikan radio tetap relevan di era yang serba digital dan bergerak cepat.
Buku dengan tebal 248 halaman ini telah tersedia di Detak Pustaka Toko seharga Rp 190.000. Karya yang masuk kategori Media dan Nonfiksi Umum ini ditujukan bagi para pengelola siaran radio di era saat ini. Kamu bisa langsung memesannya lewat laman ini: Radio Belum Mati.







