Banjir Belum Surut, Pemkab Lamongan Distribusikan Bantuan Pangan ke Lima Kecamatan

Desa64 Dilihat

Kabar Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan turun tangan langsung dengan memberikan bantuan sembako untuk warga yang masih terdampak banjir. Sebanyak 54 ton beras dan 9.700 paket sembako disiapkan Pemkab Lamongan untuk masyarakat di lima kecamatan yang terkena dampak genangan air.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, hadir langsung menyerahkan bantuan secara simbolis di Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Kamis (12/03/2026). Menurutnya, bantuan ini penting untuk menjaga kebutuhan pokok warga tetap tercukupi selagi banjir belum juga surut.

“Memang tahun ini cuacanya ekstrem dan sulit diprediksi. Curah hujan meningkat ditambah limpasan air dari beberapa waduk yang berkumpul di kawasan Bengawan Jero,” ujarnya.

Tak hanya bantuan logistik, Pemkab Lamongan juga sedang mencari cara tercepat dalam penanganan banjir di wilayahnya. Pompa air dioptimalkan, koordinasi lintas sektor terus dijalankan, dan yang terbaru, pemerintah daerah sudah mengusulkan operasi modifikasi cuaca ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Di kawasan Sluis Kuro, sejumlah pompa air juga sudah dioperasikan untuk mempercepat pembuangan air. Bupati mengatakan bahwa pihaknya sudah berkonsultasi langsung dengan BMKG soal rekayasa cuaca, dengan harapan hujan bisa lebih terkendali setidaknya sampai menjelang Lebaran.

“Sambil itu pemerintah berupaya memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Yang menarik, di tengah situasi sulit ini warga Desa Ngujungrejo ternyata tidak tinggal diam. Secara swadaya, mereka membangun tanggul darurat dari karung pasir dan mengerahkan 11 mesin diesel untuk membantu menyedot genangan. Inisiatif ini mendapat apresiasi langsung dari pemerintah daerah.

Kepala Desa Ngujungrejo, Mujib, menyampaikan harapannya agar penanganan bisa makin dipercepat sehingga air bisa cepat surut sebelum Hari Raya Idulfitri tiba.

Adapun bantuan pangan yang disalurkan bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama sudah mencakup 22 ton beras dan 4.850 paket sembako, sementara tahap kedua menyusul dengan 32 ton beras dan 4.850 paket sembako.

Lima kecamatan yang masuk dalam daftar distribusi adalah Kalitengah, Turi, Deket, Glagah, dan Karangbinangun. Selain di Desa Ngujungrejo, penyaluran juga berlangsung di Desa Gempolpendowo, Kecamatan Glagah dan dipimpin Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara.

Sementara itu, di Desa Putatbangah, Kecamatan Karangbinangun, proses penyaluran bantuan banjir ditangani langsung oleh Sekretaris Daerah Lamongan Moh. Nalikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *